SERANG – Tak pernah terbersit di pikiran Febriansyah Selamat Pribadi, salah satu alumni mahasiswa Teknik elektro Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Bermodalkan kamera yang mulai dibelinya dengan modal menabung dan meminjam kepada orang tuanya, pria berkacamata berusia 28 tahun ini mulai menjajaki dunia fotografi. Meskipun bukan berbekal dari ilmu yang didapat semenjak di bangku kuliah, ia serius menggeluti hobinya.

“Awalnya saya mulai pakai kamera analog yang dimiliki dari keluarga saya, namun saya berpikir kalau saya pakai kamera analog terus, foto-foto saya tidak akan cukup, nah saya beranikan dirimu meminjam uang ayah saya untuk membeli kamera yang awalnya seharga Rp 8 juta,” kata pria yang saat ini menjadi Owner Twin Photo, saat konferensi pers di Salbai cafe, Cimuncang Kota Serang, Rabu (29/3).

Dengan keyakinan dan kemauan yang keras, tepatnya tahun 2010 terciptalah usaha yang bergerak di bidang kreatif dimulai dari buku tahunan sekolah yang diberi nama ‘Kotak Seni Syndicate’.

“Kami berpikir bahwa anak muda harus punya kreatifitas, dan tidak hanya itu kreatifitas tersebut juga harus diaplikasikan dalam bentuk nyata,” ujar pria kelahiran Sukabumi, 7 Februari 1989 ini.

Menyadari bahwa usahanya tersebut belum memuaskan, akhirnya pemuda warga Cigabus, Kota Serang ini pun mulai serius dalam menjalankannya bisnis di bidang industri kreatif yang berbeda.

“Nah tanggal 25 Mei 2011 akhirnya Kotak Seni Syndicate berubah nama menjadi Twin Photo & Video,” kata alumni SMA 1 Taktakan ini.

Kini Twin Photo & Video menjadi salah satu perusahaan Photo & Video Wedding Organizer yang cukup memiliki nama bukan hanya di Banten bahkan di Indonesia.

“Alhamdulillah, dengan semangat dan kerja keras tim, kami bisa memiliki client hingga internasional. Kami sudah melayani client dari malaysia, dan insya Allah awal bulan April kami akan terbang ke jepang,” ucapnya.

Pria yang pernah menerima penghargaan Banten Muda Award tahun 2013 ini menambahkan, terkenalnya nama Twin Photo & Video ini, 60-70 persen berawal dari sosial media yang ia miliki. “Mayoritas dari Instagram, Facebook dan Fanpage kami. Silahkan kunjungi Instagram kami di twinphoto, Facebook twinphotovideo dan www.twin-photo.com,” tambahnya.

Jasa fotografi yang beromset berkisar Rp 100 jutaan perbulan ini memang menarget pasar dikelas menengah keatas, namun tidak menutup kemungkinan dapat juga menjangkau masyarakat kelas menemgah ke bawah.

“Menyasar masyarakat bawah dengan paket, namun untuk harga sendiri kami berkisar Rp 5,5juta – Rp 45 jutaan. Namun yang membedakannya dengan memilih paket yang kita tawarkan biasanya sesuai kebutuhan grade yang tinggi dengan penawaran, kita harus melihat client terlebih dahulu,” katanya.

Untuk diketahui, saat ini Twin Photo & Video menyediakan Wedding, Preweding, Company Profil, Documentation, Graduation, Banyak Photo, Yearbook Organizer, Wedding Organizer, dan Photobooth. (Wirda)