Wow! PON 2016 Bisa Ditonton via Streaming Internet

BANDUNG Ketua Umum Panitia Besar (PB) PON XIX Jawa Barat 2016, Ahmad Heryawan mengatakan pihaknya sudah berusaha melayani setiap kebutuhan, termasuk tayangan pertandingan dan informasi seputar PON 2016.

Ya, pertandingan PON 2016 bisa disaksikan secara langsung melalui tayangan streaming internet. Tayangan ajang olahraga paling besar di Tanah Air ini disebarluaskan secara gratis melalui aplikasi bernama ‘PON 2016’, yang bisa diunduh smartphone berbasis android dan ios.

Menurut Aher, panggilan Ketum PON 2016 yang juga Gubernur Jabar itu, terobosan ini bisa disebut rekor, karena menjadi yang pertama di Indonesia, bahkan Asia Tenggara.

“Bersyukur, ini terjadi pertama kalinya di PON. Di SEA Games juga belum terjadi. Kalau sukses di (PON) Jabar, kita doakan Asian Games pun pakai ini,” kata Aher seperti dikutip dari Radar Bandung.

Dia berharap, dengan adanya aplikasi ini, setiap pertandingan bisa dilakukan secara jujur dan sportif karena disaksikan oleh banyak orang. “Proses mendapatkan medalinya bisa kita lihat,” katanya.

Namun demikian, Aher lebih ingin masyarakat khususnya warga Jabar bisa menyaksikan langsung pertandingan PON. Hal inipun menjadi salah satu indikator sukses tidaknya PON yang akan digelar 17 hingga 29 September nanti.

Juru bicara PON 2016, Maria Selena, menambahkan, aplikasi ini diharapkan mampu memberi berbagai informasi terkait PON. Info jadwal, hasil, perolehan medali hingga jalannya pertandingan bisa diperoleh melalui aplikasi ini.

Khusus untuk tayangan langsung pertandingan atau streaming, saat ini PB PON baru menyiapkan untuk 11 pertandingan, di antaranya voli, tenis meja, tenis lapangan, taekwondo, tinju, dan basket. “Kalau pertandingan yang disiarkan langsung oleh (tv) media partner, tidak akan disiarkan lewat streaming,” katanya.

Namun, jika memungkinkan, cabang olahraga yang akan disiarkan melalui streaming internet akan ditambah. Sementara itu, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) menjadi penyedia jasa bandwith internet layanan aplikasi tersebut.

Ketua Satgas PON PT Telkom Amanudin mengatakan, pihaknya menyiapkan 3gb bandwith untuk menunjang tayangan streaming tersebut. Dalam operasionalnya nanti, dia optimistis server akan mampu melayani layanan streaming sehingga tidak akan over kapasitas.

Kerjasama PON dengan PT Telkom ini, kata dia, merupakan kerjasama dengan bentuk sponsorship sehingga PB PON tidak mengeluarkan lagi biaya untuk memperoleh layanan data tersebut. “Dan untuk tayangan di setiap venue, rata-rata kami menggunakan jaringan yang sudah ada. Yang bikin baru hanya beberapa, seperti di venue tinju di Pelabuhan Ratu, juga venue di Pangandaran,” katanya. (agp/adk/jpnn)