Wow! Tim Karate Bangkit Berjaya di Malaysia

SERANG – Tim Karate Banten Bangkit (Bangkit) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Banten berjaya di Negeri Jiran Malaysia. Tim Karate Bangkit berhasil merengkuh gelar juara umum pada ajang internasional yang diikuti 13 negara yang bertajuk The 7th Silent Knight Asian Karate Cup 2016 yang dilangsungkan di GOR Cheras Badminton, Kuala Lumpur, Malaysia pada 21-22 Februari.

Dilansir dari Harian Radar Banten, Gelar juara umum direngkuh Tim Karate Bangkit setelah berhasil menggondol 19 keping medali, yakni 13 medali emas, tiga medali perak, dan empat medali perunggu. Ke-13 keping medali emas diraih kata beregu putra senior (Nurdiansyah, Krismantoro, Ellan Apriliansyah), Claresta Taufan (kumite -55 kilogram putri senior), Bella Karuntu (kumite -68 kilogram putri senior), Billy Bilmona (kumite U 12-13 putra), Naila (kata perorangan U 8-9 putri), Marzella Sekar Damayanti (kata perorangan U 12-13 putri), Achid Afrizal Yahya (kumite U 11-12 putra), dan Osama Mikyo (kumite -52 kilogram putra kadet), Luhur Pambudi (kumite -84 kilogram putra senior), dan Nova Putra (kumite -84 kilogram putra senior).

Sementara tiga medali perak dipersembahkan Naila (kata perorangan U 10-11) dan kumite campuran (Marsella Sekar Damayanti), dan kumite beregu putra senior. Sedangkan empat medali perunggu disumbang Mufli (kumite U 8-9 putra), Ratna Nur Fitri (kumite -53 kilogram junior), Egga Akbarsyah (kumite -75 kilogram putra senior), dan Raden Gusti Mersa (kumite -55 kilogram putra senior).

Manajer Tim Bangkit Pengprov FORKI Banten Joe Manaloe mengaku bangga dan gembira atas capaian karateka Banten di Malaysia. Hasil ini sekaligus memberi harapan jelang menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat 2016. “Yang paling saya soroti adalah keberhasilan tim PON, terutama di kelas kata. Mereka mati-matian melakukan gerakan sebaik mungkin agar bisa menjadi juara. Apalagi di partai final tim kata Banten harus menghadapi tim tuan rumah. Ini perjuangan yang sangat luar biasa bagi kami semua. Total tim PON sukses meraih lima emas, satu perak, dan satu perunggu. Ini modal yang sangat berharga bagi kami,” kata Joe kepada Radar Banten, Senin (22/2/2016).

Joe menambahkan, kesuksesan Tim Karate Bangkit di Malaysia tidak lepas dari usaha dan perjuangan keras seluruh tim. “Bila dibandingkan dengan anggaran, prestasi yang diraih anak-anak jauh membanggakan. Dengan anggaran swadaya pengurus dan orangtua atlet, kami bisa berprestasi. Namun dengan segala keterbatasan, kami tetap konsisten memberi prestasi dan mengharumkan nama Banten baik di kancah nasional maupun internasional. Saya bangga dengan keberhasilan karate Banten,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov FORKI Banten Maruli Girsang menyatakan, keberhasilan karateka Banten di Malaysia memberi asa kemajuan prestasi karate Banten di PON nanti. “Dari awal kami tidak mau sesumbar. Saya selalu katakan kepada anak-anak bahwa mereka harus membuktikan kalau mereka mampu menjadi yang terbaik. Tunjukkan kepada semua orang bahwa karate Banten bisa cemerlang,” ujarnya.

Pada bagian lain, Kepala Pelatih Karate Banten Sihang Gusti mengatakan, mental baja merupakan kunci kesuksesan anak didiknya meraih hasil membanggakan di Malaysia. “Kalau kualitas atlet sudah merata. Namun mental yang membedakan ketika atlet tampil di atas matras. Saya akui kalau karateka Banten memiliki mental baja yang sangat luar biasa,” ucapnya singkat. (RB/dre/air/ags)