Xendit Dukung 1.000 UMKM dan Pelaku Bisnis yang terdampak Pandemi

0
1683

JAKARTA – Xendit, salah satu perusahaan teknologi finansial penyedia solusi pembayaran terkemuka di Indonesia, meluncurkan inisiatif “Xendit Level Up Program” untuk mendukung 1.000 UMKM dan pelaku bisnis yang terdampak pandemi Covid-19.

Melalui program ini, Xendit berkomitmen untuk mengalokasikan hingga Rp1 triliun dengan memberikan pembebasan biaya senilai Rp1 miliar kepada masing-masing UMKM terpilih, sehingga mereka dapat menggunakan layanan payment gateway Xendit tanpa mengeluarkan biaya.

Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung dan memberdayakan para wirausahawan dan pelaku bisnis di Indonesia dan Filipina untuk meningkatkan dan mengembangkan bisnis mereka, sembari mengadopsi transaksi digital yang semakin penting di era saat ini.

“Selama pandemi, kami telah melihat bahwa angka wirausahawan dan pelaku UMKM terus meningkat pesat, serta adanya pergeseran menuju platform dan pembayaran digital. Masyarakat Indonesia kini memiliki berbagai pilihan metode pembayaran, dan UMKM harus dapat memfasilitasi hal tersebut. Melalui pembebasan biaya senilai 1 miliar rupiah untuk layanan payment gateway Xendit, para pelaku UMKM tidak perlu khawatir mengeluarkan biaya dan komisi. Mereka dapat berfokus untuk mengembangkan bisnis mereka,” jelas Moses Lo, CEO and Co-Founder of Xendit, dalam keterangan tertulis, Jumat (23/4).

UMKM adalah tulang punggung perekonomian Indonesia, terutama untuk mendorong pemulihan ekonomi pasca-pandemi. UMKM merupakan penyumbang terbesar produk domestik bruto (PDB) Indonesia sebesar lebih dari 60 persen dan mempekerjakan mayoritas tenaga kerja di Indonesia.

Selama pandemi, sebagian besar UMKM mulai berpindah ke platform online, seiring dengan meningkatnya jumlah konsumen yang berbelanja secara online. Menurut data dari Bank Indonesia, transaksi pembayaran digital juga meningkat 37,8 persen selama pandemi. Oleh sebab itu, semakin penting bagi para pelaku bisnis untuk memfasilitasi konsumen mereka dengan layanan digital payment gateway.

Asisten Deputi bidang Pembiayaan dan Investasi UMKM Kementerian Koperasi dan UMKM Indonesia M Hanafiah menyatakan dukungan dan apresiasinya terhadap program Xendit Level Up. Terutama karena program Xendit ini sejalan dengan visi Kementerian untuk membantu setidaknya 30 juta UMKM untuk Go Digital pada tahun 2023.
“Kami berharap, para UMKM di seluruh Indonesia memahami dan memanfaatkan kesempatan ini agar bisa memfasilitasi transaksi pembayaran digital dengan lebih mudah, aman, dan terpercaya, bagi para konsumen untuk kemajuan bisnis yang dikelolanya,” ungkapnya.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Ekonomi Kreatif Erik Hidayatjuga menyambut baik inisiatif Xendit untuk membantu 1.000 UMKM mengakses fasilitas pembayaran digital dengan mudah tanpa biaya, terutama karena tahun ini merupakan tahun pemulihan mereka pasca-pandemi. “Kami dari Kadin juga akan mengajak anggota kami untuk berpartisipasi dalam program Xendit Level Up ini,” katanya.

Sebagai penyedia layanan payment gateway, Xendit memperjuangkan pertumbuhan dan kesuksesan UMKM Indonesia dengan terus membangun infrastruktur pembayaran digital yang aman, andal, dan mudah diakses. Xendit LEVEL UP Program terbuka bagi 1.000 UMKM dan bisnis di Indonesia dari berbagai sektor dan bidang, dengan syarat sudah beroperasi lebih dari tiga bulan.

Beroperasi sejak 2016, Xendit telah melayani lebih dari 2.000 pelanggan dari berbagai industri, mulai dari retail, fashion, industri finansial hingga perusahaan penyedia produk digital. Xendit juga telah memfasilitasi total 65 juta transaksi pembayaran. (aas)