Yang Ragukan Pancasila dan UUD 1945, Akan Berhadapan dengan Rakyat

0
1.866 views

LEBAK – Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di gedung PGRI Pasirona, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung. Sekretaris Jenderal Partai Gerindra ini menegaskan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika sudah final sebagai empat pilar kebangsaan. Jika ada yang meragukan Pancasila dan UUD 1945 maka akan berhadapan dengan rakyat Indonesia dan masyarakat Kabupaten Lebak.

“Empat pilar kebangsaan itu, yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika,” kata Ahmad Muzani di Pasirona, Rangkasbitung, Senin (1/4).

Dijelaskannya, empat pilar kebangsaan tersebut merupakan kesepakatan bersama para pendiri bangsa Indonesia. Dengan empat pilar ini, masyarakat Lebak bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman. Karena itu, jangan berpikir untuk mengubah dasar Negara Pancasila dan UUD 1945, karena mereka akan berhadapan dengan seluruh rakyat Indonesia.

“Kita bisa duduk bersama di sini karena empat pilar kebangsaan tersebut. Karena empat pilar itu menyatukan semua suku, agama, dan golongan,” ungkapnya.

Menurutnya, bangsa ini tidak akan kuat jika tidak ditopang oleh Pancasila, UUD 1945  NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Karena itu, MPR konsisten melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada masyarakat di seluruh Indonesia. Tujuannya, untuk menyatukan semua kepentingan dan mencegah terjadinya gesekan yang dapat memecah belah serta merusak tatanan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kita harus berayukur hidup di negara Pancasila. Tanpa adanya empat pilar kebangsaan, kita mungkin hidup dalam kekacauan dan perpecahan. Karena itu, empat pilar kebangsaan sudah final dan tidak bisa diganggu gugat,” paparnya. (Mastur)