Yang Terlindas Tronton di Gunung Pinang Warga Cikeusal

SERANG – Pria yang terlindas truk tronton di Jalan Raya Cilegon-Serang, Desa Pejaten Gunung Pinang, Kecamatan Karmatwatu, Kabupaten Serang pada Selasa (15/10) diketahui bernama bernama Bahrun Amik, warga Kampung Cirogol, Desa Cikeusal, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula saat pria berusia 31 tahun itu mengendarai sepeda motor Beat dengan nomor polisi A 6404 OG melaju dari arah Kota Cilegon menuju Serang.

Sekira pukul 16.00 WIB, korban tiba di lokasi kejadian, korban melihat angkot dari arah Serang putar balik. Diduga, untuk mengurangi kecepatan, korban mengerem. Naas sepeda motor berwarna hitam yang dikendarainya itu oleng hingga dan terjatuh.

Korban yang jatuh ke arah kanan jalan, dalam waktu yang bersamaan melintas truk A 9517 W dari arah Cilegon langsung melindas tubuh korban.
Usai truk berhenti, korban berada tepat di antara ban depan dan ban belakang truk dalam keadaan tertelungkup tanpa alas kaki. Korban mengalami luka yang sangat parah di bagian pinggang, kepala, tangan dan kaki. Bagian pinggang korban terlihat nyaris putus.

Korban yang meninggal di lokasi dievakuasi oleh tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Provinsi Banten ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Drajat Prawiranegara Serang. Motor yang dikendarai korban dibawa ke Mapolsek Kramatwatu, sedangkan truk dibawa ke Mapolres Serang Kota.

“Kami tidak tahu secara persis kronologinya, dapat informasi dari warga, tim langsung datang untuk evakuasi,” ujar Kasubsi Operasi dan Siaga Basarnas Banten Heru Amir di lokasi kejadian.

Burhan, seorang warga, mengaku mendengar suara benturan yang sangat keras saat peristiwa naas itu terjadi. Saat itu ia sedang berada di dalam rumahnya.

Mendengar suara benturan, ia keluar rumah dan melihat tubuh korban sudah berada di bawah truk dengan kondisi telungkup. “Warga langsung rame, teriak minta tolong, yang lagi bawa motor juga langsung berhenti,” tuturnya.

Peristiwa itu menjadi tontonan para pengguna jalan. Sejumlah pengendara sepeda motor menghentikan laju kendaraan demi melihat serta mengabadikan peristiwa tersebut menggunakan telepon pintar. (Bayu M)