Zat Kimia Bocor Di Kapal, Belasan ABK Terjun Ke Laut

0
651 views
ilustrasi (foto: Istimewa)

CILEGON – Sebanyak 14 orang anak buah kapal (ABK) MT Aisyah 08 menjalani perawatan medis di di klinik Pangkalan Angkatan Laut Banten, Selasa (13/12). Sebelum mendapat pertolongan dari AL Banten, ke 14 ABK ini terjun bebas ke laut untuk menghindari dampak kebocoran kimia saat tengah memindahkan kimia jenis Asam Nidrat dari kapal MT Aisyah 08 ke kapal MT Global Bioner di Perairan Salira.

Informasi yang berhasil dihimpun, kebocoran kimia tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB pagi tadi. Pemindahan kimia jenis Asam Nidrat dari kapal MT Aisyah 08 ke kapal MT Global Bioner sebanyak 700 ton, namun saat kimia baru di pindahkan 300 ton terjadi kebocoran. Saat ini kimia tersebut tumpah kelaut.

Salah seorang ABK Kapal MT Aisyah 08, Minan mengaku setelah terombang-ambing dilautan dirinya langsung mendapatkan pertolongan dari kapal Patroli Angkatan Laut. “Kapal datang kita di evakuasi dan di bawa ke Mako Lanal Banten untuk mendapatkan pengobatan,” ujarnya.

Akibat menghirup udara yang telah tercampur kimia tersebut, sambung Minan, ia dan rekan-rekannya yang lain mengalami sesak napas dan batuk, bahkan sebagian ada yang muntah-muntah. “tenggorokan sakit dan berasa mual,” katanya.

Sementara itu, seorang ABK Kapal MT Aisyah 08 lainnya yang enggan disebutkan namanya mengatakan, sebelum kejadian pihaknya sedang memindahkan kimia, dan tidak lama kemudian terjadi kebocoran. “kimia terkena udara langsung berwarna orange dan berterbangan ke udara. Kita sangat panik. Sebelum loncat kita selamatkan arsip kita dan dokumen bahkan barang-barang kita,” tandasnya.

Untuk diketahui, 14 orang ABK tersebut adalah Moh. Jumadil, Suryadi, Stevanus Novi Harli, Daniel Sengwael, Fery Rora, Suryanto, Lusin, Ryan, Budi, Ahmad, Abdul Halim, Abbas, Minan, dan Billy.

Terpisah, Danlanal Banten Kolonel Laut P Dadang Somantri saat dihubungi Radar Banten Online melalui telepone selular belum dapat memberikan keterangan resmi terkait peritiwa ini. “Nanti saja ya kita sedang di Kapal, suaranya putus-putus,” ucapnya singkat. (Riko)