Irna mengaku baru mengetahui ada kegiatan setelah menjadi bahan perbincangan di media sosial. Persoalan itu, menjadi bahan evaluasi agar tidak terjadi kesalahan untuk ke depan. “Kalau soal kegiatan yang terselenggara dalam masa PPKM level tiga akan dievaluasi khusus. Kami akan evaluasi kinerja Kadispora dan seluruh jajaran di Dispora,” ujarnya.
Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pandeglang Pery Hasanudin mengaku tidak mengetahui informasi kegiatan olahraga di Dispora. “Saya cek ke kesekretariatan KONI, memang tidak ada surat pemberitahuan atau undangan event Bupati Cup. Idealnya penyelenggara bersurat karena bagaimanapun pengcab olahraga ada dibawah KONI,” katanya.
Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang M Habibi Arafat menyayangkan persoalan tersebut. Dia meminta kepada Bupati Irna Narulita dan Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban agar melakukan evaluasi terhadap para pegawai yang terlibat dalam kegiatan tersebut karena telah mencoreng nama kepala daerah. “Harus dievaluasi. Bagaimana olahraga di Pandeglang mau maju kalau seperti itu terus,”katanya.
Habibi menegaskan, akan melakukan pemanggilan terhadap para pegawai di Dispora Kabupaten Pandeglang untuk mengetahui kejelasan. “Kita panggil Rabu besok untuk klarifikasi. Sekaligus kita berikan catatan dan masukan kepada Ibu Bupati,”katanya. (dib/alt)










