ANYAR – Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF) 2018 yang diselenggarakan Pemkab Serang diminati wisatawan asing. Kemarin (16/9), kegiatan Anyer Run Colour Fun (ARCF) 10K yang merupakan rangkaian kegiatan AKCF diikuti warga lokal hingga mancanegara di kawasan wisata Anyar-Florida.
Peserta ARCF yang merupakan lomba lari 10 kilometer mencapai ribuan. ARCF dilepas oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah yang juga ikut berlari bersama peserta secara simbolis di depan Hotel Green Garden, Kecamatan Anyar. Turut mendampingi Tatu, yakni Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri, dan Asisten Daerah (Asda) I Pemkab Serang sekaligus Ketua Pelaksana AKCF 2018 Agus Erwana.
Peserta yang mencapai finis dari urutan pertama sampai ketiga dikalungkan medali oleh jajaran pejabat di atas panggung yang disiapkan di kawasan pantai Florida, Anyar. Acara juga dimeriahkan dengan artis dangdut ternama Siti Badriah (Sibad) yang dikenal dengan lantunan lagu ‘Lagi Syantiek’. Serbuk warna-warni yang ditaburkan di bawah panggung utama semakin menambah keseruan acara. “Alhamdulillah, rangkaian AKCF berjalan dengan baik. ARCF 10 kilo ini bertujuan mengundang wisawatan luar daerah untuk berkunjung ke Anyar,” terang Tatu usai pengalungan dan pemberian hadiah kepada pemenang lomba di Pantai Florida.
Kegiatan ARCF tahun ini, kata Tatu, semakin diminati wisatawan asing. Terbukti, banyak wisatawan mancanegara yang ikut berpartisipasi pada lomba selain wisatawan dari luar kota. Peserta lomba mencapai lebih dari 1.500 orang. Bahkan, banyak juga peserta dari komunitas lari luar kota dan luar negeri ikut ARCF. Tatu pun berjanji, akan mengevaluasi kegiatan agar bisa terus berkembang dan semakin diminati wisatawan. Salah satunya, dengan memberikan sambutan dan pelayanan terbaik terhadap wisatawan agar betah berlibur di kawasan wisata Anyar. “Semoga wisatawan yang hadir hari ini (kemarin-red), memberi rekomendasi kepada rekannya untuk datang ke Anyar,” harap politikus Golkar tersebut.
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Banten ini juga berharap, promosi yang dilakukan Pemkab melalui AKCF bisa didukung warga setempat agar dapat menjaga lingkungannya tetap bersih untuk menarik minat wisatawan. “Kita harus ramah supaya wisawatan nyaman dan betah. Seperti, saat lari tadi warga menyapa baik sehingga berkesan bagi wisawatan,” terangnya.
Senada disampaikan Ketua Pelaksana AKCF Agus Erwana mengatakan, AKCF menjadi ajang mengoptimalisasi sosialisasi wisata Anyar kepada wisawatan. Ia berharap, warga setempat memiliki tanggung jawab menjaga tempat wisata agar layak dikunjungi wisatawan luar daerah. “Warga setempat harus ada rasa memiliki yang besar bahwa wisata milik mereka, serta bisa menjaga stabilitas harga jajanan,” harapnya.
Diungkapkan Agus, pihaknya juga berencana mengajukan pelebaran jalan untuk menunjang kenyamanan wisatawan kepada Pemerintah Provinsi Banten dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pelebaran jalan, menurut Agus, bisa menjadi track lari bagi wisatawan pada pagi hari. “Seperti jalan di Purwakarta (Jawa Barat-red), bahu jalan cukup digunakan untuk track lari,” pungkasnya. (Rozak/RBG)









