Hari ke-15 road show Bintang Sains 2019, Rabu (30/1) berlangsung di Kecamatan Pamarayan. Event diselenggarakan di Lapangan Futsal AA BJ, Kecamatan Pamarayan. Sembilan dari sepuluh finalis yang akan mewakili Kecamatan Pamarayan menuju final merupakan perempuan.
Bintang Sains 2019 di Kecamatan Pamarayan diikuti 202 peserta dari 24 sekolah. Lomba dibagi dua sesi. Pada sesi penentuan tersisa 69 peserta untuk memperebutkan jatah sepuluh finalis yang akan mewakili Kecamatan Pamarayan menuju final. Seperti di kecamatan lain, peserta keguguran pada pertanyaan esai. Ada yang terlihat pasrah, ada pula yang murung ketika meninggalkan arena karena salah menjawab soal. Pada sesi penentuan peserta berguguran pada pertanyaan level dua hingga terpilih sepuluh finalis perwakilan Kecamatan Pamarayan.

Sepuluh finalis didominasi perempuan yang mencapai sembilan. Kesepuluh finalis meliputi dua peserta dari SDN Damping, dua peserta dari SDN Cipinang, satu peserta dari SDN Bojongloa, satu peserta dari SDN Berani, satu peserta dari SDN Pasirpendeuy, satu peserta dari SDN Keboncau, satu peserta dari SDN Pabuaran, dan satu peserta dari SDN Parungpung. Kesepuluh finalis diberikan medali dan piagam yang diserahkan oleh Kepala Sub-Bagian Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Tunjungteja Tatang, Ketua PGRI Pamarayan Endang, Ketua Forum Komunikasi Guru SD (FKGS) Pamarayan Sarwadi, serta Pengawas Kecamatan Pamarayan Sukria, Yahdilah, dan Satuna.
Salah satu finalis dari SDN Bojongloa Muhammad Iksan mengaku tak menyangka bisa lolos menjadi finalis. “Alhamdulillah bisa, jawaban benar semua,” ucapnya bangga.

Hal senada disampaikan finalis lain, siswi kelas V SDN Parungpung, Ayeni. Ia mengaku bangga bisa menjadi bagian dari 10 finalis Bintang Sains. “Senang bisa membuat guru dan kepala sekolah bangga,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua FKGS Kecamatan Pamarayan Sarwadi menilai, Bintang Sains merupakan lomba yang sangat objektif. “Terima kasih Radar Banten dan Banten TV, ini acara yang luar biasa,” ucapnya. (Haidaroh/RBG)









