RADARBANTEN.Co.ID – Insan Pariwisata Indonesia (IPI) Banten adalah organisasi yang di dalamnya beranggotakan para pelaku usaha pariwisata dalam wilayah Republik Indonesia yang bebas dari kepentingan politik. IPI Banten dibentuk pada tanggal 7 April 2021, namun karena kasus covid-19 yang melanda tanah air, maka IPI Banten baru diresmikan pada tanggal 7 April 2022.
“Kasus Covid-19 tahun lalu selain menunda terbentuknya IPI Banten, juga membuat pariwisata di Banten tersendat,” Kata Ketua IPI Banten Bobby Hidayat kepada Radar Banten.
Maka dari itu, IPI Banten terus berupaya untuk membangkitkan pariwisata khususnya di Banten. Dengan cara apa? Tentunya dengan cara berkolaborasi bersama pihak-pihak terkait dalam bidang pariwisata.
“Sinergi dengan pihak terkait pariwisata ataupun pemerintahan sangat penting, dengan mengadakan berbagai kegiatan, sehingga bisa, menghidupkan kembali pariwisata dan umkm di Banten,” tuturnya.
Tidak hanya itu, selain Pariwisata IPI Banten juga mengajak masyarakat dan pihak terkait untuk melestarikan seni budaya yang ada di Banten. Menurut Bobby hal itu penting dilakukan untuk menjaga kelestarian Seni dan Budaya Banten di Kancah Nasional maupun Internasional.
“Kami sudah merencanakan beberapa program dan berkomunikasi dengan PHRI diantaranya menyarankan atraksi seni budaya menjadi event rutin di kawasan wisata, berkaca dari daerah lainnya seperti Bali dan Jogja, itu menjadi agenda rutin, sehingga menarik banyak wisatawan,” ujarnya.
Hal itu juga diyakini Bobby dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada di Banten, menjadi lebih profesional, apabila event seni budaya rutin digelar.
Pada Minggu 9 April 2023, IPI Banten melaksanakan berbagai kegiatan dalam menyambut Milad yang ke-2. Kegiatan yang bertemakan ‘Ngabuburit Budaya dan Wisata’ tersebut, menghadirkan beberapa atraksi seni budaya yakni Pencak Silat dan Golok serta bagi-bagi takjil gratis.










