SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan, pemudik diimbau untuk dapat menghindari puncak arus balik. Berdasarkan informasi dari Korlantas Polri, puncak arus balik akan jatuh pada tanggal 14 dan 15 April.
Berdasarkan Press Release yang diterima RADARBANTEN.CO.ID, Astra Infra menyiapkan diskon tarif tol sebesar 20 persen pada 17 April pukul 05.00 sampai dengan 19 April pukul 05.00 WIB di tiga ruas tol Astra Infra yaitu Tangerang-Merak, Cikopo-Palimanan, dan Jombang-Mojokerto.
Memasuki H+2 lebaran, secara umum arus mudik di ruas tol Astra Infra berangsur landai. Di Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak terpantau sekitar 126 ribu kendaraan melintas, atau meningkat sekitar 11 persen dari hari sebelumnya.
Peningkatan lalu lintas dipengaruhi arus silaturahmi dan wisata, dilihat dari adanya peningkatan lalin pada gerbang tol yang mengarah ke tujuan wisata seperti Cilegon Timur dan Serang Timur, dengan kondisi lalu lintas secara umum lancar.
Menyambut kembalinya masyarakat selepas mudik lebaran, Astra Infra telah mempersiapkan kesiapan infrastruktur jalan, penyiagaan lebih dari 1.300 petugas yang dilengkapi armada patroli, derek, rescue, hingga ambulance.
Selain itu, ada juga kesiapan sarana prasarana di rest area dan pengaturan rekayasa lalu lintas. Astra Infra juga mengimbau para pengguna jalan tol untuk dapat memperhatikan beberapa hal sebelum berkendara kembali ke daerah asal.
Pertama, memastikan diri dan kendaraan dalam keadaan prima. Sebelum melakukan perjalanan, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, antara lain memastikan tekanan ban, kondisi mesin, hingga kondisi rem kendaraan.
Kendaraan yang telah digunakan selama mudik, perlu dipastikan kembali masih dalam kondisi prima untuk melakukan perjalanan kembali.
Selain itu, kondisi fisik pengemudi kembali prima setelah melakukan perjalanan mudik, dan siap untuk berkendara pada perjalanan kembali. Hal ini sangat penting untuk memastikan pengemudi tetap fokus dan waspada dalam berkendara, mengingat faktor utama terjadinya kecelakaan salah satunya disebabkan oleh kondisi kendaraan yang tidak siap dan pengemudi yang mengantuk atau kelelahan.
Pemudik juga perlu memastikan kecukupan bahan bakar, saldo kartu uang elektronik, dan membawa perbekalan secukupnya untuk mengantisipasi kepadatan di rest area.
Kedua, menghindari puncak arus balik. Untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan, pemudik diimbau untuk dapat menghindari puncak arus balik.
Berdasarkan informasi dari Korlantas Polri, puncak arus balik akan jatuh pada tanggal 14 sampai 15 April.
Ketiga, memperhatikan rencana rekayasa lalu lintas.
Bersama kepolisian, Astra Infra juga telah merencanakan penerapan rekayasa lalu lintas one way di ruas Tol Cipali yang diterapkan pada Jumat, 12 April 2024 pukul 08.00 ssmpai 24.00 WIB;
Sabtu, 13 April 2024 pukul 08.00 sampai dengan 24.00 WIB; dan Minggu, 14 April 2024 pukul 14.00 sampai dengan Selasa, 16 April 2024 pukul 08.00 WIB.
Penerapan rekayasa lalu lintas bersifat situasional sesuai diskresi kepolisian.
Ketika menggunakan jalur contra flow atau one way, pengguna jalan tol diimbau untuk dapat tetap memperhatikan batas kecepatan di jalan tol luar kota 100 kilometer per jam, menjaga batas jarak aman dengan kendaraan lain, dan menepi ke sisi paling kiri jalan serta menghubungi petugas jika terdapat kendala dalam perjalanan.
Keempat, pengendara diminta untuk menggunakan rest area atau tempat istirahat di luar tol untuk beristirahat. Astra Infra senantiasa mengimbau para pengendara untuk tidak memaksakan diri untuk berkendara.
Jika lelah, pengemudi diimbau untuk beristirahat di rest area. Namun, jika rest area penuh pemudik dapat mencari tempat istirahat ataupun pengisian bahan bakar di luar tol, untuk nantinya masuk kembali dan melanjutkan perjalanan tanpa dikenakan biaya tarif tol tambahan.
Para pengemudi dilarang pengemudi dilarang menggunakan bahu jalan untuk beristirahat, karena berbahaya dan membahayakan pengendara lain. Bahu jalan hanya digunakan untuk kondisi darurat.
Memasuki H+2 lebaran, secara total, sejumlah 344.106 kendaraan melintasi ruas Tangerang–Merak, Cikopo–Palimanan, dan Jombang–Mojokerto pada 11 April 2024.
Secara akumulasi, sejak 31 Maret hingga 11 April 2024, total sekitar 3.362.753 kendaraan telah melintasi ketiga ruas tol tersebut. (*)
Editor: Agis Priwandono











