LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Kiprah wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia BWF tahun ini berakhir mengecewakan. Seluruh pemain Merah Putih dipastikan tersingkir dan gagal melangkah ke babak perebutan gelar juara dunia pada Minggu, 21 Desember 2025.
Hasil ini menjadi sorotan karena Indonesia turun dengan sejumlah andalan di berbagai sektor. Namun, satu per satu wakil Indonesia harus mengakui keunggulan lawan dari negara lain yang tampil lebih solid.
Pemain yang gagal melangkah lebih jauh di antaranya tunggal putra Jonatan Christie, tunggal putri Putri Kusuma Wardani, ganda putra Mohammad Shohibul Fikri/Fajar Alfian serta Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani, dan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.
Di sektor tunggal putra dan putri, langkah pemain Indonesia terhenti sejak babak awal hingga pertengahan turnamen. Permainan yang kurang konsisten membuat mereka kesulitan menghadapi tekanan dari lawan.
Nasib serupa dialami wakil di sektor ganda. Baik ganda putra maupun ganda campuran gagal menembus babak krusial dan harus angkat koper lebih cepat.
Sejumlah pertandingan berjalan ketat hingga rubber game. Namun, momentum kerap lepas pada poin-poin penting yang berujung pada kekalahan wakil Indonesia.
Kegagalan total ini memperpanjang catatan tanpa gelar Indonesia di Kejuaraan Dunia BWF. Padahal, turnamen tersebut menjadi salah satu target utama PBSI setiap musim kompetisi.
Hasil minor ini memunculkan evaluasi besar terhadap kesiapan atlet. Faktor mental bertanding, strategi, hingga konsistensi permainan menjadi catatan penting tim pelatih.
Ke depan, Indonesia diharapkan segera bangkit dan fokus menatap turnamen selanjutnya. Pembenahan menyeluruh dinilai penting agar prestasi bulu tangkis nasional kembali bersinar di level dunia.***











