• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Tangerang

Dinkes Tangsel Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik, Masker N95 Dianjurkan

Syaiful Adha by Syaiful Adha
Senin, 7 September 2026 16:06
in Tangerang, Utama
0
Dinkes Tangsel Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik, Masker N95 Dianjurkan
0
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Paparan abu vulkanik dapat berdampak terhadap kesehatan apabila terhirup atau mengenai bagian tubuh tertentu. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan pada saluran pernapasan, mata, maupun kulit.

Kepala Dinkes Tangsel, Alin Hendalin Mahdaniar mengatakan, masyarakat sebaiknya membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi lingkungan dipenuhi debu atau abu vulkanik.

“Untuk sementara, masyarakat yang tidak memiliki keperluan mendesak sebaiknya mengurangi aktivitas di luar rumah. Ini merupakan langkah sederhana untuk meminimalkan paparan abu vulkanik,” ujar Alin, Senin, 7 September 2026.

Ia menyebut penggunaan alat pelindung pernapasan menjadi salah satu upaya penting apabila masyarakat harus beraktivitas di luar rumah.

Menurutnya, masker N95 lebih dianjurkan karena mampu membantu menyaring partikel-partikel kecil di udara, termasuk abu vulkanik. Sementara itu, masker medis dapat digunakan sebagai alternatif apabila masker N95 tidak tersedia.

“Jika memang harus keluar rumah, gunakan masker yang memberikan perlindungan lebih baik. N95 dapat menjadi pilihan utama, sedangkan masker medis bisa digunakan sebagai perlindungan tambahan,” jelasnya.

Selain saluran pernapasan, abu vulkanik juga dapat menyebabkan iritasi pada mata dan kulit. Karena itu, warga diminta tidak mengucek mata apabila terkena abu serta segera membersihkan bagian tubuh yang terpapar.

Dinkes Tangsel juga meminta masyarakat memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Keluhan seperti batuk, sesak napas, mata merah atau berair, serta kulit terasa gatal dan kemerahan perlu mendapat perhatian.

“Jangan mengabaikan keluhan yang muncul setelah terpapar abu. Apabila gejalanya menetap atau semakin berat, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan,” kata Alin.

Ia menambahkan, masyarakat tidak perlu panik namun tetap mengikuti informasi resmi terkait perkembangan kondisi abu vulkanik.

“Kami mengimbau warga tetap tenang, tetapi jangan mengabaikan langkah perlindungan diri. Utamakan keselamatan dan segera mencari pertolongan medis bila muncul gangguan kesehatan,” pungkasnya.

Editor: Agus Priwandono

Tags: abu Gunung Anak KrakatauAbu vulkanikDinkes TangselGunung Anak KrakatauGunung Anak Krakatau erupsi
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Tanggap Erupsi Gunung Anak Krakatau, PMI Banten Distribusikan Lebih dari 100 Ribu Masker

Next Post

Innalillahi, Ulama Asal Kabupaten Tangerang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan

Next Post
Innalillahi, Ulama Asal Kabupaten Tangerang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan

Innalillahi, Ulama Asal Kabupaten Tangerang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

PJJ Kota Serang Diperpanjang hingga 11 September, Dindikbud Pantau Efektivitas Pembelajaran

PJJ Kota Serang Diperpanjang hingga 11 September, Dindikbud Pantau Efektivitas Pembelajaran

by Nahrul Muhilmi
Rabu, 9 September 2026 16:39
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kembali memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh satuan pendidikan menyusul kondisi...

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Hujani Banten, Kasus ISPA Melonjak  Tinggi

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Hujani Banten, Kasus ISPA Melonjak  Tinggi

by Yusuf Permana
Rabu, 9 September 2026 16:26
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang beberapa hari terakhir ini menghujani wilayah Banten mulai menjadi perhatian serius...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.