slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Sosial Budaya

Cerita dari Masjid Seribu Pintu di Kota Tangerang

Aas Arbi by Aas Arbi
12-05-2019 21:57:09
in Sosial Budaya
Cerita dari Masjid Seribu Pintu di Kota Tangerang
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Dijuluki sebagai Masjid Seribu Pintu, Masjid Agung Nurul Yaqin di Kampung Bayur, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, memiliki banyak cerita. Mulai dari sejarah penyebaran Islam hingga labirin gelap seribu pintu yang menjadi tempat perenungan pengunjung.

Setelah mencari informasi melalui gawai tentang masjid bersejarah di Tangerang, nama Masjid Pintu Seribu bermunculan paling banyak. Setelah cukup mencari informasi, Radar Banten langsung menuju Kampung Bayur untuk melihat langsung kondisi Masjid Seribu Pintu, Masjid Agung Nurul Yaqin, Rabu (8/5).

Keunikan bangunan masjid yang terletak di tengah perkampungan Kampung Bayur itu terlihat dari kejauhan. Susunan bata merah yang mulai menghitam karena lumut tersusun rapi membentuk sebuah benteng. Di setiap dinding ada jendela tanpa kaca.

Di sisi lainnya, lafaz Allah Swt dan Muhammad Saw menghiasi dinding dan pintu masuk. Sedangkan pintunya terbuat dari teralis besi dengan ornamen angka 999 yang menjadi ciri khas masjid.

Baca Juga :

Masjid Baitul Arsy di Gunung Karang Sudah Ratusan Tahun Masih Berdiri Kokoh

Di depan masjid, ada salah satu penjaga yang sedang duduk dengan memegangi tongkat untuk membantu ia berjalan.

Setelah dijelaskan maksud kedatangan Radar Banten ke masjid itu,  pria berambut gondrong berpeci hitam itu mengarahkan Radar Banten ke salah satu pengelola masjid. Achmad  Khairuzzaman Mufti Ali namanya. Pria berpeci hitam dan mengenakan blazer biru itu mengatakan, Masjid Agung Nurul Yaqin menjadi awal penyebaran Islam di Tangerang  yang dilakukan oleh Syekh Ami Alfaqir Mahdi Hasan Alqudrotillah Almuqoddam.

Alfaqir, lanjut Achmad, masih merupakan keturunan keenam dari Syekh Syarif Hidayatullah Cirebon. “Masjid ini didirikan Beliau sekitar 1976. Beliau (Alfaqir-red) merupakan turunan keenam dari Syekh Syarif Hidayatullah. Yakni, Syekh Ami Alfaqir Mahdi Hasan Alqudrotillah Almuqoddam bin Hasan bin H Andreas bin H Bahrul Ulum bin H Faishol bin Pangeran Jaya Lelana bin Syekh Syarif Hidayatullah Cirebon,” katanya mulai bercerita.

Achmad menegaskan bahwa Syekh Alfaqir adalah orang Tangerang. Hal tersebut diketahui karena orangtuanya tinggal di Tangerang, tepatnya di daerah Rawabokor. Sedangkan tanggal kelahirannya tidak diketahui.

“Tetapi, memang banyak yang bilang bahwa Beliau keturunan Arab. Bisa saja, orang zaman dulu kan sakti mandraguna, bisa ke sana sini kapan saja di mana saja,” tegasnya.

Sambil dengan kaki bersila, Achmad melanjutkan, Alfaqir berdakwah dengan cara mendatangi langsung warga. “Setiap tempatnya berdakwah dibangun musala-musala. Di Tangerang ini banyak, yang terbesar di sini dan ada di Sangiang, yakni Masjid Keraton Sangiang. Enggak cuma di Tangerang, tapi juga di daerah lain, Karawang, Bogor, Sukabumi, dan lainnya. Total sarana ibadah yang dibangun 320 lebih di Indonesia. Dan, khas bangunannya ada ornamen 999,” terang Achmad.

Ornamen 999 banyak menjadi penghias di masjid seribu pintu itu. Tidak hanya di tembok-tembok, tiang, juga di gerbang pagar dan jendela. Angka 999 sendiri untuk melambangkan 99 sifat-sifat Allah atau asmaul husna dan sembilan walisongo. “Kalau ditelusuri maknanya sangat dalam, harus puasa dulu, zikir dulu dan lainnya. Tapi, sederhananya ya itu maknanya,” tuturnya.

Asmaul husna juga memenuhi setiap dinding masjid. Lengkap dengan paduan warna hijau, hitam, kuning, dan putih. Selain itu, bangunan masjid unik yang dinilai banyak orang seperti arsitektur Italia, barok. Lengkap dengan puluhan bahkan ratusan tiang menjadi penopang masjid.

Di dalam masjid, juga terdapat makam Syekh Alfaqir. Yang paling unik dan khas dari masjid tersebut adalah labirin yang memiliki pintu 999. Konon, hal itu menjadi muasal kenapa masjid dinamakan Masjid Seribu Pintu. “Tetapi, mulai terkenal disebut Masjid Seribu Pintu itu gara-gara sebutan di salah satu koran yang pernah meliput,” terangnya.

Labirin itu sengaja dibangun sebagai tempat perenungan. Baik pendiri, keluarga, santri, dan jamaahnya. Setiap hari libur Sabtu-Minggu, ramai dikunjungi para peziarah. Mulai dari Banten, luar Jawa, Kalimantan, Sumatera, bahkan hingga luar negeri, Malaysia, Singapura, dan Jerman.

“Baru minggu kemarin ada turis dari Jerman, sebelumnya Malaysia dan Singapura. Mereka datang karena tertarik bangunannya yang unik. Tahun ini banyak dikunjungi dari luar negeri,” beber Achmad.

Para peziarah biasanya menangis saat masuk ke dalam labirin. Berlantai tiga, labirin tersebut gelap tanpa lampu dan lubang udara. Tetapi, hal itu justru menjadi alasan banyak peziarah yang menangis.    “Karena suasana sunyi, gelap, ditambah dengan alunan salawat saat di dalam labirin, mungkin mereka (para peziarah-red) seperti diajak mengingat dosa-dosa yang pernah dilakukan. Makanya, banyak yang menangis,” tutur Achmad

“Setiap lorong di masjid ini dilengkapi dengan penunjuk jalan. Dan, salah satu ruang dari sekian banyak lorong itu menuju ruang bawah tanah yang disebut ruang tasbih. Ruang ini biasa digunakan oleh Alfaqir dan jamaah lainnya untuk ber-istikamah,” tandasnya.

Selain memiliki seribu pintu, di dalam ruang bawah tanah masjid itu ada tasbih raksasa yang terbuat dari kayu, terpajang di salah satu sudut ruang berteralis besi. Ukuran masing-masing butir tasbihnya berdiameter sepuluh sentimeter atau sekitar kepalan orang dewasa dan di 99 butir tasbih tersebut tertulis asmaul husna.

Banyaknya pengunjung menjadikan masjid seribu pintu sebagai wisata religi yang diminati masyarakat. Nilai sejarahnya menjadi kisah penting penyebaran Islam. Sebagai pengelola, Achmad mengajak masyarakat untuk ikut serta melestarikan wisata religi yang ada.

“Mari kita jaga sama-sama bergotong-royong menjaga dan melestarikan wisata religi yang dimiliki,” tutupnya. (WIVY HIKMATULLAH)

Tags: masjid bersejarah di Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Jasa Raharja Luncurkan Aplikasi JRku 

Next Post

Kebutuhan Uang Kartal Rp217,1 Triliun

Related Posts

Masjid Baitul Arsy di Gunung Karang Sudah Ratusan Tahun Masih Berdiri Kokoh
Khasanah

Masjid Baitul Arsy di Gunung Karang Sudah Ratusan Tahun Masih Berdiri Kokoh

by Aas Arbi
Kamis, 7 April 2022 22:19

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID Memasuki bulan Ramadan 1443 Hijriah, Masjid Baitul Arsy di di kaki Gunung Karang, tepatnya Kampung Pasir Angin, Desa...

Read moreDetails
Next Post

Kebutuhan Uang Kartal Rp217,1 Triliun

Menyesal Gwadar

Menyesal Gwadar

Manchester City Kampiun Premier League 2018-2019

Manchester City Kampiun Premier League 2018-2019

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

Minggu, 12 Juli 2026 18:19

Pemkot Serang Siapkan Bonus untuk Seniman Berprestasi Nasional

Minggu, 12 Juli 2026 16:49

Kelebihan Bayar Iuran BPJS Jadi Temuan BPK, DPRD Banten Desak BPJS Serang Dievaluasi

Minggu, 12 Juli 2026 16:21

Supriadi Sebut Pendidikan Jadi Kunci Memutus Rantai Kemiskinan di Lebak

Minggu, 12 Juli 2026 15:32

DPRD Nilai Pengelolaan Pajak Air Tanah di Cilegon Abaikan Potensi Pendapatan Daerah

Minggu, 12 Juli 2026 15:31

Dewan Sebut Jalan Rusak Jadi Penyebab Utama Kemiskinan di Lebak

Minggu, 12 Juli 2026 15:29
Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

Minggu, 12 Juli 2026 18:19

Pemkot Serang Siapkan Bonus untuk Seniman Berprestasi Nasional

Minggu, 12 Juli 2026 16:49

Kelebihan Bayar Iuran BPJS Jadi Temuan BPK, DPRD Banten Desak BPJS Serang Dievaluasi

Minggu, 12 Juli 2026 16:21

Supriadi Sebut Pendidikan Jadi Kunci Memutus Rantai Kemiskinan di Lebak

Minggu, 12 Juli 2026 15:32

DPRD Nilai Pengelolaan Pajak Air Tanah di Cilegon Abaikan Potensi Pendapatan Daerah

Minggu, 12 Juli 2026 15:31

Dewan Sebut Jalan Rusak Jadi Penyebab Utama Kemiskinan di Lebak

Minggu, 12 Juli 2026 15:29

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

by Redaksi
Minggu, 12 Juli 2026 18:19

CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID  – Pemerintah Kota Cilegon secara resmi melepas kafilah Kota Cilegon yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Tingkat...

Pemkot Serang Siapkan Bonus untuk Seniman Berprestasi Nasional

by Nahrul Muhilmi
Minggu, 12 Juli 2026 16:49

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berencana memberikan bonus kepada para pelaku seni yang berhasil mengharumkan nama daerah di...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak