Ditegur Pemerintah Pusat, Walikota Tangsel Ngadu ke WH

SERANG – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmy Diani hari ini melakukan pertemuan dengan Gubernur Banten Wahidin Halim. Dalam kesempatan tersebut Airin melaporkan sejumlah hal, salah satunya teguran dari pemerintah pusat terkait Situ Gintung.

“Di Situ Gintung ada kegiatan Dinas Pertanian, yaitu keramba. Kemarin kita mendapatkan teguran dari pusat soal keramba itu, karena fungsi Situ Gintung sudah berubah,” ujar Airin kepada awak media setelah pertemuan di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (7/8).

Menurut Airin, saat ini fungsi Situ Gintung sudah berubah menjadi bendungan, sehingga sesuai aturan, situ tidak bisa lagi digunakan untuk keramba. “Karena aset sudah menjadi milik provinsi kita sifatnya mendukung saja, kita siap membantu,” kata Airin.

Selain keramba, persoalan lain di Situ Gintung yaitu terjadinya penyempitan. Namun Airin mengaku tidak mengetahui persis jumlah penyempitan tersebut.

Masih menurut Airin, hal lain yang disampaikannya yaitu beberapa hal yang disampaikan masyarakat kepada Pemkot Tangsel yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Banten.  “Meski tanggung jawab provinsi, masyarakat tetap ke kita ngadunya,” ungkapnya.

“Tadi kita pun menyampaikan agar RPJMD kita dimasukkan ke dalam RPJM gubernur dan wakil gubernur baru yaitu pak Wahidin Halim dan pak Andika,” tambah Airin.

Gubernur Banten Wahidin Halim membenarkan pernyataan Airin. Wahidin pun mengaku akan menyikapi hal-hal yang diungkapkan oleh perempuan yang menjabat walikota selama dua periode tersebut.

Selain persoalan Situ Gintung, hal lain yang disampaikan Airin kepada WH yaitu terkait bantuan keuangan dari Pemprov Banten ke Pemkot Tangsel tahun 2018 mendatang. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)