• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home IT Otomotif Mobil

Toyota Tarik 1,9 Juta Prius

Aas Arbi by Aas Arbi
Rabu, 12 Februari 2014 20:26
in Mobil
0
Toyota Tarik 1,9 Juta Prius
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

TOKYO – Produsen mobil asal Jepang, Toyota menarik 1,9 juta unit Prius Hybrid dari seluruh dunia karena adanya malfungsi yang dapat menyebabkan kendaraan melambat secara tiba-tiba. Masalah yang dapat menyebabkan pelambatan laju mobil itu ada pada perangkat lunak untuk mengontrol konverter daya.

“Dalam kasus-kasus tertentu, sistem hybrid mungkin mati dan kendaraan akan berhenti, ketika sedang berjalan,” tulis keterangan resmi Toyota, Selasa (12/2).

Produsen mobil terbesar di dunia ini menambahkan bahwa malfungsi itu bisa memicu lampu peringatan di kendaraan dan masuk ke dalam mode failsafe. Artinya, mobil akan tetap berjalan namun dengan daya yang minimal.

“Mobil bisa berhenti ketika dikendarai, tetapi tidak secara tiba-tiba. Tetap akan berjalan kemudian melambat dan akhirnya berhenti,” sambungnya.

Toyota menemukan persoalan itu pada 400 Prius. Rinciannya, 300 kasus di Jepang dan 90 di Amerika Utara. Namun, tidak ada kecelakaan fatal yang menimbulkan korban akibat masalah ini.

Toyota dan mobil Jepang lainnya diterpa sejumlah isu penarikan massal dalam beberapa tahun terakhir. Kasus itu pun merusak reputasi yang telah lama dipegang Toyota atas kualitas dan keselamatan kendaraan produksinya.(esy/jpnn)***

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Kader Golkar Terima Gratifikasi, Tatu : Saya Tanyakan Dulu ke DPP

Next Post

KPK Sita Mobil dari Artis Jennifer Dunn

Next Post
KPK Sita Mobil dari Artis Jennifer Dunn

KPK Sita Mobil dari Artis Jennifer Dunn

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)

Hari Pelanggan Nasional: BRI Tegaskan Komitmen Hadir dan Tumbuh Bersama Nasabah

by Syaiful Adha
Sabtu, 5 September 2026 19:20
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID - Memaknai Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada 4 September 2025, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...

Aston Anyer Beach Hotel

Aston Anyer Beach Hotel Hadirkan Promo Aquavillas dengan Pengalaman Private Getaway dan Floating Breakfast

by Yusuf Permana
Sabtu, 5 September 2026 19:14
0

RADARBANTEN.CO.ID - Nikmati pengalaman menginap lebih privat dengan private pool, sarapan untuk dua orang, serta pilihan Floating Breakfast yang dapat...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.