• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Featured

Kritik Kebijakan Gubernur Banten, Dewan : Kepala Dinkes Kok Insinyur?

Aas Arbi by Aas Arbi
Senin, 22 Februari 2016 12:22
in Featured, Pemerintahan
0
Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten Yoyon Sujana

Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten Yoyon Sujana

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten Yoyon Sujana mengkritik kebijakan Gubernur Banten Rano Karno dalam penempatan pejabat di Satuan Kerja Perangkat Daerah, khususnya di Dinas Kesehatan provinsi Banten. Kritikan tersebut Yoyon sampaikan saat menerima audiensi dari Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Cabang Banten, Senin (22/2/2016).

“Saya sebenernya ingin meluruskan pola pikir, biar terdengar oleh gubernur dan kepala dinas kesehatan, masa kepala Dinkes kok insinyur? Bukan dokter, di Pandeglang lebih kacau lagi,” kata Yoyon saat audiensi dengan sejumlah dokter umum di ruang Komisi V DPRD Banten.

Menurut Yoyon, seharusnya, jabatan kepala SKPD harus sesuai kompetensi dan latarbelakang pendidikannya. Dengan hal tersebut menurutnya Dinkes harus dipimpin oleh seorang dokter yang benar-benar memahami kesehatan. “Harusnya dokter jangan insinyur apalagi sarjana pendidikan! Mungkin karena di pendidikan suka memikirkan kesehatan murid,” kata Yoyon yang disambut oleh tawa para dokter. (Bayu)

Tags: DPRD BantenGubernur Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Hari Ini, Ricky Tampinongkol Jalani Sidang di Pengadilan Tipikor Serang

Next Post

Paripurna Raperda Usulan, 3 Pimpinan DPRD Kota Serang Absen

Next Post
Suasana Rapat Paripurna

Paripurna Raperda Usulan, 3 Pimpinan DPRD Kota Serang Absen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

GAK Meletus

Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau Meningkat, Balawista Siaga Penuh

by Purnama Irawan
Sabtu, 5 September 2026 18:13
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Seluruh anggota Balawista Nasional siaga penuh dalam menghadapi erupsi aktivitas Gunung Anak Krakatau yang mengalami peningkatan pada...

Baznas kabupaten Serang

Baznas Kabupaten Serang Beri Bantuan untuk Penyandang Disabilitas

by Ahmad Rizal Ramdhani
Sabtu, 5 September 2026 18:05
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang menyalurkan bantuan sebesar Rp3 juta kepada penyandang disabilitas asal Desa Cisitu,...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.