• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Uncategorized

Penari Ular Itu Tewas Setelah Pahanya Digigit King Kobra

Aas Arbi by Aas Arbi
Rabu, 6 April 2016 06:59
in Uncategorized
0
Penari Ular Itu Tewas Setelah Pahanya Digigit King Kobra
0
SHARES
44
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Begitu nahas nasib Irmawati (29) alias Irma Bule, penari ular sekaligus penyanyi organ tunggal di grup X-DJ yang biasa manggung ke desa-desa di wilayah Jawa Barat. Bagaimana tidak, aksi panggung yang membuatnya terkenal selama ini justru membawa malapetaka yang mengakhiri hidup Irma.

Peristiwa bermula saat Irma mentas di Dusun Selang Hajat, Desa Ciwaringin Kecamatan Lemahabang, Karawang, Minggu (3/4) malam. Seperti biasa, dia menari di atas panggung bersama ular jenis king kobra sambil diiringi musik organ tunggal.

Saat lagu pertama, ular yang diajak menari oleh korban tidak menyerang. Selesai lagu pertama, korban turun dan ular dimasukkan ke dalam karung. Kemudian, bergiliran para penyanyi dangdut naik ke panggung menyanyikan sejumlah lagu. Pada saat giliran Irma kembali menari bersama ular, di pertengahan lagu dia digigit di bagian paha.

Menurut keterangan saksi yang juga kerabat korban, Karya, saat mendapat gigitan ular korban tidak bereaksi. Malah Irma meneruskan aksinya hingga lagu selesai dimainkan.

“Saat turun dari panggung, korban malah bercanda dengan teman-temannya seperti tidak merasakan sakit karena digigit ular. Makanya saat itu tidak ada yang panik melihat korban digigit,” katanya, dilansir JPNN.
Tak lama berselang, saat sedang bersenda gurau dengan temannya di belakang panggung, mendadak korban tersungkur dan tak sadarkan diri. Korban yang sudah tak sadar ini langsung dilarikan ke Rumah Sakit Intan Barokah, tak jauh dari lokasi hajatan.
Namun, pihak rumah sakit tidak sanggup menangani hingga korban dilarikan ke RSUD Karawang. Sebelum dokter RSUD datang, korban sudah tewas.
Salah seorang saksi Ferlando mengatakan, awalnya aksi Irma memang berjalan normal seperti biasa. Namun peristiwa nahas terjadi saat ia membawakan lagu kedua. Di pertengahan lagu, tak sengaja Irma menginjak ular kobra yang dibawanya.
“Seketika itu ular langsung matok dia,” beber sahabat Irma itu melalui sambungan telepon, Senin (4/4).
Tapi saat digigit Irma tampak tidak merasa sakit atau ketakutan. Dia malah terus beraksi hingga lagu habis.
Turun dari panggung, pawang pemilik ular yang disewa Irma menanyakan keadaannya. Sang pawang juga menawarkan bantuan. Tapi karena belum merasakan pusing Irma tidak minta diobati.
Hingga satu jam setelah kejadian dipatok ular, Irma merasakan mual-mual dan tiba-tiba sekarat. Penyanyi dangdut itu pun tumbang. Dia sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tak tertolong.

Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Doni Satriya Wicaksono mengaku sudah menerima informasi meninggalnya pedangdut Irma Bule. Tapi dia tak mau buru-buru menyimpulkan gigitan king kobra sebagai penyebab kematian Irma.

“Dari keterangan saksi-saksi, korban penyanyi dangdut. Tetapi apakah korban dipatuk ular yang dia bawa sendiri ke panggung atau bukan, kita masih selidiki,” ujar Doni kepada wartawan, Senin (4/4). (JPNN)

Tags: insiden
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Inilah Ciri Partai Politik Modern

Next Post

Raffi, Nagita, dan Kartika Putri Jadi Endorser Wonderful Indonesia

Next Post
Kemenpar RI

Raffi, Nagita, dan Kartika Putri Jadi Endorser Wonderful Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Soal Polemik Desil, Dinsos Sebut Warga Bisa Ajukan Perbaikan ke Desa

Soal Polemik Desil, Dinsos Sebut Warga Bisa Ajukan Perbaikan ke Desa

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 30 Agustus 2026 18:28
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Sosial Kabupaten Serang memastikan jika masyarakat yang merasa desilnya tidak sesuai dengan kondisinya untuk tak ragu mengajukan perbaikan...

Jalan Diponegoro Mulai Ditata, Rampung Desember

Jalan Diponegoro Mulai Ditata, Rampung Desember

by Nahrul Muhilmi
Minggu, 30 Agustus 2026 17:30
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Proyek penataan pedestrian dan sistem drainase di sepanjang Jalan Diponegoro, Kota Serang, mulai dikerjakan. Penataan tersebut ditargetkan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.