CILEGON – Mantan Walikota Cilegon Tb. Aat Syafa’at mengungkapkan, Kota Cilegon tidak memiliki potensi sumber daya alam yang luar bisa untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), kecuali potensi laut. Untuk itu perlu memanfaatkan potensi laut dengan membangun Pelabuhan Warnasari.
“Lahan Warnasari merupakan lahan yang strategis untuk pembangunan pelabuhan. Saya yakin ini akan mendorong dan meningkatkan PAD Kota Cilegon. Yang pastinya akan bermanfaat dan menyejahterakan masyarakat Cilegon,” ujar Aat saat menjadi narasumber seminar sehari DPRD Cilegon dengan tema Mendorong Peningkatan Pendapatan Daerah dalam Upaya Percepatan Pembangunan, yang digelar di aula DPRD Cilegon, Selasa (12/4). Narasumber lainnya yaitu Dekan Fakultas Ekonomi Untirta Fauzi Sanusi, Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Cilegon Maman Mauludin, dan GM PT. Pelindo II (Persero) Banten Chiefy Adi Kusmargono.
Asda I Pemkot Cilegon Taufiqurrahman, mewakili Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi, saat memberikan sambutan pada pembukaan seminar mengatakan, selama 17 tahun pembangunan Kota Cilegon, PAD setiap tahun meningkat. “Sekarang PAD kita sudah mencapai Rp400 miliar. Ketika Bapak Tb. Aat Syafa’at menjabat pertama kali sebagai Walikota pada tahun 2000, PAD Kota Cilegon sebesar kurang lebih Rp8 miliar,” ungkapnya.
Percepatan pembangunan Kota Cilegon, lanjut dia, perlu ada dukungan dari seluruh pihak, khususnya DPRD Cilegon, yang merumuskan kebijakan publik. “Kita bisa melihat dalam perjalanan sejarah Kota Cilegon, bagaimana unsur eksekutif dan legislatif selalu berjalan beriringan dalam menyukseskan setiap tahap pembangunan,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, General Manager PT Pelindo II (Persero) Banten Chiefy Adi Kusmargono menyatakan, perusahaannya punya hasrat membangun kerja sama dengan Pemkot Cilegon dalam pembangunan Pelabuhan Warnasari. Pelindo berminat membangun pelabuhan di lahan seluas 45 hektare itu setelah melakukan pertemuan dengan PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) selaku pengelola lahan tersebut. (Riko)










