• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Gara-gara Ngebut, Siswa Tewas Tabrak Tiang Listrik

Redaksi by Redaksi
Kamis, 9 Juni 2016 13:04
in Berita Utama, Hukum
0
0
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERPONG – Abimanyu Devananda (14) menghembuskan nafas terakhir dengan cara tak wajar. Siswa SMPN 11 Kota Tangsel itu tewas di tempat, setelah motor yang dikemudikannya menabrak tiang Penerangan Jalan Umum Jalan Ciater Raya, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel, Rabu (8/6).

Peristiwa terjadi sekira pukul 14.00 WIB. Dedi, satpam perumahan setempat menuturkan korban mengendarai Mio Soul bernopol B 6124 WFP dalam kondisi ngebut.

Korban berupaya menyalip sebuah mobil, dalam posisi jalan menurun dan tikungan tajam. ”Saya lihat, dia (Abimanyu-red) oleng, tidak bisa mengendalikan motornya. Akhirnya menabrak tiang PJU yang berada di kanan pengendara motor tersebut,” ucapnya, Rabu (8/6).

Melihat pengendara motor tergeletak, Dedi berupaya meminta bantuan warga, untuk menolongnya. Namun, pengendara motor tersebut sudah tak bernyawa alias tewas di tempat. Dirinya kemudian menghubungi puskesmas Pondok Benda, untuk mengevakuasi jenazah Abimanyu.

Saksi mata lainnya, Anton menyatakan saat itu, pengendara motor dari arah Bunderan Ciater menuju Serpong. Pengendara tidak mengenakan helm. “Ban motor bagian depan ringsek, karena menghantam tiang listrik. Kepala pengendara membentur batu coran tiang PJU,” tuturnya.

Tak lama berselang, Satlantas Polres Tangsel datang ke lokasi kejadian. Bripda Suherman dan Bripda Febri melakukan evakuasi kendaraan motor korban yang ringsek, untuk diangkut ke Polres Tangsel. ”Dugaan sementara, pengendara tidak bisa mengendalikan motornya, dan akhirnya menabrak tiang JPU,” ucap Bripda Febri di lokasi kejadian.

Ibu Kandung Abimanyu, Yuli saat ditemui di puskesmas Pondok Benda menyatakan dirinya tidak menyangka, apabila anak kedua dari tiga besaudara telah meninggal dunia.

Nampak diraut wajah Yuli, menunjukkan kebingungan dan tak percaya anaknya yang masih duduk di kelas dua SMP tersebut meninggalkan dirinya selamanya.

Pasalnya dirinya tidak memiliki firasat apapun, terkait meninggalnya Abimanyu. ”Sebelum berangkat bermain ke Lengkong Gudang Timur (leguti), dia sempat meminta tukeran motor Mio Soul dengan Vario, namun saya larang. Akhirnya dia, keluar menggunakan motor Mio Soul tersebut,” terangnya

Sebelum keluar, sambung Yuli, dia korban sempat marah-marah karena dilarang bermain Playstation, saat itu sang adik sedang memainkannya.

Korban semenjak puasa biasa keluar pada pukul 14.00 dan pulang saat sore hari. ”Saya dan kakaknya sempat ribut mulut dengan korban,” ungkapnya.

Ia kesal karena tidak mau membantu orang tua dan hanya bermain di luar saja. ”Padahal, sebelum papanya berangkat dinas ke Riau, sudah diperingatkan papanya untuk menjaga keluarga,” ucapnya.

Lantaran kesal, dirinya tidak melihat Abimanyu keluar mengendarai motor tidak mengenakan helm. Biasanya, dirinya selalu memperingati korban untuk mengenakan helm.

”Dia keluar begitu saja, setelah cekcok, sambil membawa motor. Saya tidak melihat dia memakai helm. Saya dihubungin pihak puskesmas, katanya korban mengalami kecelakaan. Pas datang ke sini, ternyata dia meninggal dunia,” ujar wanita berkerudung tersebut. (Wahyu Syaifullah/Radar Banten)

Tags: Kecelakaan Jalan Raya
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Ratusan Warga Kelurahan Curug Antusias Berebut Sembako Murah

Next Post

Kodim Cilegon Siap Bantu Polisi Amankan Mudik

Next Post
Kodim Cilegon Siap Bantu Polisi Amankan Mudik

Kodim Cilegon Siap Bantu Polisi Amankan Mudik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Mahasiswa Farmasi UEU Terjun ke Masyarakat, Perkuat Edukasi Kesehatan di Binong

Mahasiswa Farmasi UEU Terjun ke Masyarakat, Perkuat Edukasi Kesehatan di Binong

by Redaksi
Minggu, 13 September 2026 20:17
0

Mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University melaksanakan kegiatan Praktik Farmasi Sosial di Kelurahan Binong,...

Polresta Serang Kota Gelar Bhakti Kesehatan di CFD Kota Serang

Polresta Serang Kota Gelar Bhakti Kesehatan di CFD Kota Serang

by Andre Adisas Putra
Minggu, 13 September 2026 20:13
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Dalam rangka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Sidokkes Polresta Serang Kota melaksanakan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.