radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Kadishub: Korban Tersengat Listrik Saat Memegang Rantai Crane

Redaksi by Redaksi
Rabu, 27 Juli 2016 11:31
in Berita Utama, Featured, Umum
0
Kecelakaan Kerja
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Banten, Revri Aroes angkat bicara terkait adanya petugas di dinas yang dipimpinnya tersebut yang menjadi korban jiwa saat memasang rambu-rambu lalu lintas di Jalan Raya Pakupatan-Palima hari ini.

Ditemui di rumah duka korban, Castim, warga Perumahan RS Pemda Blok C7 No. 26, Cipocok Kota Serang, Revri menjelaskan, korban tersengat arus listrik tegangan tinggi saat memegang rantai crane yang digunakan untuk memasang rambu-rambu tersebut.

“Jadi rantai itu rupanya menyentuh kabel tegangan tinggi yang tanpa pelindung, korban (Castim) bersama lima orang lain dari pihak ketiga langsung terpental karena samberan listrik itu,” ujar Revri kepada sejumlah awak media, Rabu (27/7).

Selain Castim, korban meninggal lain adalah Wawan, korban adalah petugas dari pihak ketiga yang bekerja sama dengan Dishubkominfo Provinsi Banten untuk pemasangan rambu-rambu tersebut. “Kalau almarhum Castim itu PNS di kita (Dishubkominfo), sedangkan Wawan karyawan pihak ketiga, untuk memasang rambu-rambu kita kan bekerja sama dengan pihak ketiga,” tambah Revri.

Tiga korban lain yang merupakan petugas dari pihak ketiga, lanjut Revri, nyawanya berhasil diselamatkan, dan hanya mengalami luka akibat terpental. “Musibah ini kita jadikan pelajaran, safety sudah kita upayakan, korban pun memakai sabuk pengaman, mungkin karena kondisi kabel tanpa pelindung, kemudian korban memegang rantai besi, sehingga listrik tetap menyambar korban,” ujarnya.

Kejadian tersebut sendiri diperkirakan terjadi pada pukul 03.30 dini hari (27/7) tadi. Menurut Revri, sebelumnya seluruh korban memasang rambu-rambu di sepanjang jalan dari pukul 21.00 (26/7). “Protapnya memang begitu, pasangnya malam sampai jam empat pagi, sebab kalau siang dikhawatirkan menyebabkan kemacetan karena alatnya menghabiskan setengah badan jalan, itu bukan cuma di Banten, hampir di semua daerah,” ujarnya. (Bayu)

Tags: Kecelakaan Kerja
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Wonderful Indonesia akan Branding Terminal 3 Ultimate Soekarno-Hatta

Next Post

Kunjungi Rumah Duka, Rano: Safety Itu Penting

Next Post
Kunjungi Rumah Duka, Rano: Safety Itu Penting

Kunjungi Rumah Duka, Rano: Safety Itu Penting

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


  • Contact
  • Home Radar Banten
  • Indeks
  • Kebijakan Privasi untuk radarbanten.co.id
  • News
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • | Gates of Olympus: Mesin Slot di Kasino Online

© 2022 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Rtp Live. Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2022 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Rtp Live. Jegtheme.