BAROS – Sebanyak 35 orang yang menjabat ketua RT dan RW di Desa Panyirapan, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang dilatih berwirausaha di aula kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Balai Benih Ikan (BBI) pada Dinas Kelautan Perikanan Energi dan Sumber Daya Mineral (DKPESDM) Kabupaten Serang di Kecamatan Baros, Jumat (30/9). Mereka diarahkan pada kegiatan wirausaha pembenihan ikan lele dengan cara memanfaatkan lahan pekarangan. Kegiatan bertujuan agar wilayah Desa Panyirapan yang mempunyai ketersediaan air cukup melimpah, bisa menjadi sentra ikan air tawar.
Pelatihan yang direncanakan berlangsung selama dua hari itu, dibuka langsung oleh Kepala DKPESDM Kabupaten Serang Budi Mulyono. Turut hadir Kepala UPTD BBI Kabupaten Serang Joko Siswo Sudarmo sebagai pemateri, Kepala Desa Panyirapan Ahmad Rifai, dan perwakilan dari Babinsa dan Babinkamtibmas desa setempat.
Kepala UPTD BBI Kabupaten Serang Joko Siswo Sudarmo mengatakan, pelatihan pembenihan ikan air tawar, khususnya lele diikuti unsur perangkat desa di tingkat RT dan RW se-Desa Panyirapan, Kecamatan Baros. Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) soal teknik pembenihan ikan lele dengan memanfaatkan lahan pekarangan.
“Alhamdulilah, silaturahim kita dengan desa yang memang ingin menjadikan wilayahnya sebagai sentra ikan cukup baik. Sehingga kami bisa memfasilitasi pelatihan,” terang Joko kepada Radar Banten.
Joko juga mengaku, mendatangkan praktisi ikan lele dari Depok dan Bogor, Jawa Barat yang membidangi lele dan teknik aquaponik sebagai nara sumber. Hal itu agar peserta bisa lebih memahami soal pemanfaatan lahan pekarangan untuk pembenihan lele. “Karena, tidak semua warga memiliki lahan pekarangan luas. Untuk itu, lahan yang ada akan kita produktifkan. Setelah materi juga ada praktik sampai malam, besoknya evaluasi,” ujar Joko yang juga selaku ketua penyelenggara pelatihan tersebut.
Kades Panyirapan Ahmad Rifai mengaku bersyukur, programnya yang ingin menjadikan wilayah desanya sebagai sentra ikan air tawar bisa difasilitasi BBI. Ia berharap, untuk meningkatkan perekonomian di desa, masyarakat bisa diarahkan pada usaha pembenihan dengan memanfaatkan lahan seadanya. “Kami berharap, desa kami bisa menjadi sentra ikan. Soalnya, wilayah kita strategis, airnya melimpah sehingga produksi ikan berpotensi dikembangkan untuk meningkatkan ekonomi di masyarakat,” harapnya. (Nizar S)
