SERANG – LaSera, pusat jajanan di kampus Universitas Serang Raya (Unsera), menerapkan transaksi non-tunai dengan menggunakan voucher elektronik (e-voucher). Hal ini sebagai dukungan terhadap Gerakan Nasional Non-Tunai (GNTT) yang digalakkan oleh Bank Indonesia.
Manager LaSera Alex Chandra mengatakan, nominal e-voucher di LaSera yaitu Rp1.000, Rp2.000, Rp 5.000, dan Rp 10.000. Dengan e-voucher, pedagang bebas biaya tempat usaha.
“Kami terapkan sistem bagi hasil sebesar 15% dengan para pedagang. Jadi bagi hasil sebesar 15 % tersebut dihitung dalam penghasilan pedagang untuk setiap harinya,” kata Alex saat diwawancarai via telepon selular, Rabu (16/11).
Program e-voucher tersebut, lanjut Alex telah berlangsung sejak dua bulan lalu. “Sebenarnya sudah lama kita ingin adanya e-voucher ini, tapi baru terealisasi beberapa bulan lalu,” ujarnya.
Saat ini jumlah pedagang yang sudah bergabung sebanyak 20 orang. Mereka tak perlu khawatir soal keuangan dan pendapatannya karena LaSera menggunakan sistem komputer.
“Biar gak kalangan kampus saja, semua kalangan masyarakat luas diharapkan bisa mengenal e-voucher. Kami juga didukung oleh provider, perusahaan retail, dan bank yang juga mendukung GNNT,” harapnya. (Wirda)
