• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

TKW Asal Carenang Tertahan di Arab Saudi

Redaksi by Redaksi
Selasa, 28 Februari 2017 14:05
in Berita Utama, Umum
TKW Asal Carenang Tertahan di Arab Saudi

TAK DIGAJI: Munirah TKW asal Carenang tidak bisa pulang karena tertahan di Arab Saudi dan tak digaji. FOTO: ABDUL GOFUR FOR RADAR BANTEN

SERANG – Tenaga kerja wanita (TKW) asal Kampung Bojonggadung, Desa Ragasmasigit, Kecamatan Carenang, bernama Munirah dikabarkan tertahan di Arab Saudi. Keinginan Munirah untuk dipulangkan karena selama enam tahun bekerja sudah tidak menerima haknya.

Hal itu disampaikan keluarga Munirah yang sempat berkomunikasi dengan TKW beranak tiga tersebut. Berdasarkan pengakuan keluarga, Munirah belum bisa dipulangkan dan sudah delapan bulan tertahan di tempat penampungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

RelatedPosts

Kampung Tenggelam di Bendungan Karian

Tiga Kampung Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Begini Kata BBWS C3

Minggu, 1 November 2026 00:01
Pengungkapan narkoba di Cilegon

Enam Pengedar Narkoba Ditangkap di Cilegon, Polisi Sita 114 Pil Ekstasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 18:44
Panen Raya Padi di Padarincang

Perkuat Ketahanan Pangan, DPP Jagatara dan Petani Muda Panen Raya Padi di Padarincang

Sabtu, 31 Oktober 2026 18:37
Pertunjukan Teater Warga Binaan

Lapas Cilegon Hadirkan Ruang Ekspresi Warga Binaan Lewat Pertunjukan Teater

Sabtu, 31 Oktober 2026 18:31

Masitoh, adik Munirah, mengungkapkan bahwa kakak kandungnya tersebut sudah enam tahun bekerja di Taif, Arab Saudi, tepatnya April 2011 melalui sponsor dari Kampung Priuk, Desa Ragasmasigit. Sejak keberangkatan ibu tiga anak tersebut, hanya tiga kali mentransfer uang kepada keluarga. Selanjutnya, berdasarkan penuturan Munirah melalui sambungan jarak jauh, ia sudah tak pernah lagi menerima haknya. “Iya, dia (Munirah) kabur dari rumah majikan di Arab Saudi. Soalnya, setiap minta gaji enggak pernah dikasih. Makanya, minta dipulangin,” kata Masitoh yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, kemarin.

Lebih lanjut, Masitoh menceritakan, Munirah pun kabur dari rumah majikan pada 2016 dan memutuskan datang ke KBRI meminta dipulangkan ke kampung halaman. Namun, selama delapan bulan di penampungan Munirah tidak mendapat kejelasan dari pihak KBRI terkait rencana pemulangan. “Di kantor KBRI katanya enggak diproses dan enggak ada kepastian. Dia (Munirah) meneleponnya selalu pakai nomor baru. Kemarin (Sabtu-25/2) malam juga menelepon. Nomornya gonta-ganti terus, mungkin punya temannya,” terangnya.

Masitoh pun mempertanyakan pihak sponsor yang tidak bertanggung jawab. Katanya, Munirah diberangkatkan oleh sponsor dari Kampung Priuk, Desa Ragasmasigit, Carenang. Informasinya, setiap Munirah meminta gaji malah mendapatkan omelan dari majikan. “Setiap mau pulang juga, enggak boleh pulang. Makanya, memilih kabur ke KBRI di Jeddah,” jelasnya.

Katanya, Munirah anak kedua dari tiga bersaudara. Suaminya hanya buruh tani. Upaya Munirah bisa menghubungi keluarga dengan cara sembunyi-sembunyi. “Majikannya, enggak tahu kalau dia punya HP dulu. Ia berharap, Munirah segera pulang karena anak-anaknya sudah merindukan. “Terutama anak yang kelas III SD kasihan, sering sakit-sakitan,” harapnya.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Serang Abdul Gofur mengaku prihatin terhadap Munirah yang dinilainya terlunta-lunta di Arab Saudi. Ia juga mengaku, sudah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) agar memberikan teguran kepada sponsor yang tidak bertanggung jawab. “Saya juga berencana menghadap Nusron Wahid, Ketua BMPTKI pusat secepatnya. Kebetulan beliau mantan ketua Ansor,” kata politikus PKB tersebut.

Ia berharap, apa yang dialami Munirah tidak dialami TKW lainnya. Ia juga menyayangkan KBRI yang tidak bisa memulangkan Munirah. Padahal, Munirah kabarnya sudah enam tahun tertahan di negara penghasil minyak terbesar tersebut. “Saya juga bakal mengambil langkah bantuan advokasi agar yang bersangkutan bisa pulang dan menerima haknya,” tegasnya.

Terkait itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang R Setiawan yang dikonfirmasi semalam mengaku, belum sempat mengecek data Munirah dan sponsor mana yang menjadi pengantar TKI Munirah. Namun, Setiawan berjanji berupaya menelusuri dan memulangkan Munirah. “Kita akan cek dulu, tahun berapa Munirah berangkat, atas nama dan alamat pengantarnya siapa, kita akan cek dulu. Kalau sudah ketemu, kita akan ambil tindakan lain,” ujarnya. (Nizar S/Radar Banten)

Tags: TKW
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Rombongan Pertama Raja Salman Sudah Tiba di Indonesia

Next Post

Kemendagri Temukan Fakta Mengejutkan Soal Siti Aisyah

Next Post
Nih Paspor  Tersangka Pembunuhan Saudara Presiden Korut Asal Serang

Kemendagri Temukan Fakta Mengejutkan Soal Siti Aisyah

Prakiraan Cuaca Banten Sabtu 31 Oktober, Tujuh Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Banten Sabtu 31 Oktober, Tujuh Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

Sabtu, 31 Oktober 2026 07:36
DPW PPP Banten

DPW PPP Banten Apresiasi Keputusan DPP PPP Memberhentikan Agus dan Taj Yasin

Jumat, 30 Oktober 2026 16:52
Polda Banten Imbau The Jakmania Tak Datang ke BIS Saat Persija Hadapi Dewa United

Polda Banten Imbau The Jakmania Tak Datang ke BIS Saat Persija Hadapi Dewa United

Sabtu, 31 Oktober 2026 07:43
pembahasan rtrw dan rdtr

Pemkab Lebak Bersama Kementerian ATR Bahas RTRW di Tiga Kecamatan

Jumat, 30 Oktober 2026 20:00
Operasi Patuh Maung 2026 Cilegon

Operasi Patuh Maung 2026 di Cilegon, Sejumlah Pengendara Motor Terjaring Tilang Manual

Kamis, 29 Oktober 2026 15:41
mantan kades merta menang gugatan atas pemkab lebak

PTUN Menangkan Gugatan Mantan Kades Kerta Rikci atas Bupati Lebak, Alkadri Akan Banding

Kamis, 29 Oktober 2026 12:27
Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Rabu, 28 Oktober 2026 11:47

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kampung Tenggelam di Bendungan Karian

Tiga Kampung Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Begini Kata BBWS C3

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 1 November 2026 00:01
0

LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID- Tiga kampung yang sebelumnya tenggelam di dasar Bendungan Karian, Kabupaten Lebak, kembali muncul. Kemunculan tiga kampung tersebut disebabkan volume...

Pengungkapan narkoba di Cilegon

Enam Pengedar Narkoba Ditangkap di Cilegon, Polisi Sita 114 Pil Ekstasi

by Adam Fadillah
Sabtu, 31 Oktober 2026 18:44
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Enam orang yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba)...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.