• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

TKW Asal Carenang Tertahan di Arab Saudi

Redaksi by Redaksi
Selasa, 28 Februari 2017 14:05
in Berita Utama, Umum
0
TKW Asal Carenang Tertahan di Arab Saudi

TAK DIGAJI: Munirah TKW asal Carenang tidak bisa pulang karena tertahan di Arab Saudi dan tak digaji. FOTO: ABDUL GOFUR FOR RADAR BANTEN

0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Tenaga kerja wanita (TKW) asal Kampung Bojonggadung, Desa Ragasmasigit, Kecamatan Carenang, bernama Munirah dikabarkan tertahan di Arab Saudi. Keinginan Munirah untuk dipulangkan karena selama enam tahun bekerja sudah tidak menerima haknya.

Hal itu disampaikan keluarga Munirah yang sempat berkomunikasi dengan TKW beranak tiga tersebut. Berdasarkan pengakuan keluarga, Munirah belum bisa dipulangkan dan sudah delapan bulan tertahan di tempat penampungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

Masitoh, adik Munirah, mengungkapkan bahwa kakak kandungnya tersebut sudah enam tahun bekerja di Taif, Arab Saudi, tepatnya April 2011 melalui sponsor dari Kampung Priuk, Desa Ragasmasigit. Sejak keberangkatan ibu tiga anak tersebut, hanya tiga kali mentransfer uang kepada keluarga. Selanjutnya, berdasarkan penuturan Munirah melalui sambungan jarak jauh, ia sudah tak pernah lagi menerima haknya. “Iya, dia (Munirah) kabur dari rumah majikan di Arab Saudi. Soalnya, setiap minta gaji enggak pernah dikasih. Makanya, minta dipulangin,” kata Masitoh yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, kemarin.

Lebih lanjut, Masitoh menceritakan, Munirah pun kabur dari rumah majikan pada 2016 dan memutuskan datang ke KBRI meminta dipulangkan ke kampung halaman. Namun, selama delapan bulan di penampungan Munirah tidak mendapat kejelasan dari pihak KBRI terkait rencana pemulangan. “Di kantor KBRI katanya enggak diproses dan enggak ada kepastian. Dia (Munirah) meneleponnya selalu pakai nomor baru. Kemarin (Sabtu-25/2) malam juga menelepon. Nomornya gonta-ganti terus, mungkin punya temannya,” terangnya.

Masitoh pun mempertanyakan pihak sponsor yang tidak bertanggung jawab. Katanya, Munirah diberangkatkan oleh sponsor dari Kampung Priuk, Desa Ragasmasigit, Carenang. Informasinya, setiap Munirah meminta gaji malah mendapatkan omelan dari majikan. “Setiap mau pulang juga, enggak boleh pulang. Makanya, memilih kabur ke KBRI di Jeddah,” jelasnya.

Katanya, Munirah anak kedua dari tiga bersaudara. Suaminya hanya buruh tani. Upaya Munirah bisa menghubungi keluarga dengan cara sembunyi-sembunyi. “Majikannya, enggak tahu kalau dia punya HP dulu. Ia berharap, Munirah segera pulang karena anak-anaknya sudah merindukan. “Terutama anak yang kelas III SD kasihan, sering sakit-sakitan,” harapnya.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Serang Abdul Gofur mengaku prihatin terhadap Munirah yang dinilainya terlunta-lunta di Arab Saudi. Ia juga mengaku, sudah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) agar memberikan teguran kepada sponsor yang tidak bertanggung jawab. “Saya juga berencana menghadap Nusron Wahid, Ketua BMPTKI pusat secepatnya. Kebetulan beliau mantan ketua Ansor,” kata politikus PKB tersebut.

Ia berharap, apa yang dialami Munirah tidak dialami TKW lainnya. Ia juga menyayangkan KBRI yang tidak bisa memulangkan Munirah. Padahal, Munirah kabarnya sudah enam tahun tertahan di negara penghasil minyak terbesar tersebut. “Saya juga bakal mengambil langkah bantuan advokasi agar yang bersangkutan bisa pulang dan menerima haknya,” tegasnya.

Terkait itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang R Setiawan yang dikonfirmasi semalam mengaku, belum sempat mengecek data Munirah dan sponsor mana yang menjadi pengantar TKI Munirah. Namun, Setiawan berjanji berupaya menelusuri dan memulangkan Munirah. “Kita akan cek dulu, tahun berapa Munirah berangkat, atas nama dan alamat pengantarnya siapa, kita akan cek dulu. Kalau sudah ketemu, kita akan ambil tindakan lain,” ujarnya. (Nizar S/Radar Banten)

Tags: TKW
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Rombongan Pertama Raja Salman Sudah Tiba di Indonesia

Next Post

Kemendagri Temukan Fakta Mengejutkan Soal Siti Aisyah

Next Post
Nih Paspor  Tersangka Pembunuhan Saudara Presiden Korut Asal Serang

Kemendagri Temukan Fakta Mengejutkan Soal Siti Aisyah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Nekat Bobol Rumah Warga, Dua Pria di Kibin Didakwa Curi Dua Motor

Nekat Bobol Rumah Warga, Dua Pria di Kibin Didakwa Curi Dua Motor

by Fahmi
Rabu, 12 Agustus 2026 16:51
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tuah Putra Pahonaan dan Muhammad Kodir, didakwa melakukan pencurian dengan pemberatan terhadap dua sepeda motor, telepon seluler,...

Konsep Otomatis

RKPD 2027, Banten Fokus 3 Sektor Ini 

by Yusuf Permana
Rabu, 12 Agustus 2026 16:47
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menetapkan tiga sektor utama yang menjadi fokus pembangunan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.