• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Orangtua Jangan Katakan ‘Kalau Nakal Disuntik Dokter’ ke Anak

Redaksi by Redaksi
Senin, 6 Maret 2017 08:33
in Berita Utama, Featured, Umum
Orangtua Jangan Katakan ‘Kalau Nakal Disuntik Dokter’ ke Anak

Imbauan agar tak lagi menakut-nakuti anak, yang terpajang di salah satu rumah sakit. Netizen for Rakyat Kalbar

SEBAGIAN orangtua sudah terbiasa menakut-nakuti anak dengan kalimat-kalimat tertentu agar si buah hati tidak nakal.

“Kalau nakal, disuntik dokter nanti ya.” Kalimat itu sepertinya sudah akrab di telinga kita.

RelatedPosts

Bupati Ratu Zakiyah: Petani Tulang Punggung Swasembada Pangan

Bupati Ratu Zakiyah: Petani Tulang Punggung Swasembada Pangan

Sabtu, 17 Oktober 2026 09:18
Mitigasi Kekeringan, Pemkab Tangerang Salurkan Bantuan untuk Petani

Mitigasi Kekeringan, Pemkab Tangerang Salurkan Bantuan untuk Petani

Sabtu, 17 Oktober 2026 09:14
Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polresta Serang Kota Patroli Tempat Hiburan Malam dan Kos-kosan

Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polresta Serang Kota Patroli Tempat Hiburan Malam dan Kos-kosan

Sabtu, 17 Oktober 2026 08:55
BUMD Banten Disorot karena Kasus Korupsi, Begini Respons Direktur Jamkrida

BUMD Banten Disorot karena Kasus Korupsi, Begini Respons Direktur Jamkrida

Sabtu, 17 Oktober 2026 08:43

“Disuntik dokter”, frase untuk menakut-nakuti kebanyakan anak-anak.

Kalimat itu bisa membekas sampai beranjak dewasa, bahkan ‘diwariskan’ ke keturunan berikutnya.

Elvi Fatmawati (38) mengaku kerap menggunakan frase tersebut agar buah hatinya, Nazwa (6), menurutinya.

Kata-kata kunci tersebut dilontarkan ketika sang anak tak mau makan atau enggan berhenti bermain.

“Saya emang sering bilang begitu, apalagi sekarang yang kecil udah kenal gadget. Kalau dikasih tau susah, akhirnya saya ancam. ‘Nanti disuntik dokter kalau gak mau dengar’, saya bilang begitu,” tutur warga Pontianak Utara ini kepada Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group).

Nah, gara-gara sering mengeluarkan ancaman bohong-bohongan tersebut, Nazwa menolak keras ketika benar-benar sakit dan akan dibawa ke dokter.

Ketika dibujuk-bujuk, ia menyebut, “Adek takut disuntik dokter, sakit”.

“Akhirnya saya mikir, itu gak baik buat anak,” ujar Elvi.

Ujung-ujungnya, mau tak mau jurus rayuan menawarkan mainan pun dilontarkan kepada anaknya itu.

“Biar mau ikut (ke dokter). Terus di sana (tempat praktik dokter) ketemu dokter dan diajak ngobrol. Untung akhirnya hilang takutnya. Dokternya bilang disuntik itu gak sakit, palingan kayak digigit semut aja,” paparnya.

Hal ini sebenarnya sepele. Namun ternyata berpengaruh buruk dalam hidup si anak.

Elvi sendiri dulunya juga kerap ditakut-takuti dengan frase serupa.

Salah seorang dokter anak yang berdomisili di Pontianak, dr. Nevi Bachtiar mengatakan, menakut-nakuti anak dengan kata “disuntik dokter” memang secara tak langsung melemahkan mental si anak.

“Akan menyebabkan susah diperiksa, juga akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Menakut-nakuti supaya dia tidak nakal sedikit banyak akan berpengaruh dalam pertumbuhan mentalnya, bahkan sampai pernah ada satu anak yang teriak histeris waktu akan disuntik,” ungkapnya.

Menurut dia, anak yang trauma dengan jarum suntik adalah salah satu hal yang memberatkan para dokter.

“Dan, anak yang sering ditakut-takuti akan tumbuh sebagai anak yang penakut, tidak berani untuk mencoba,” jelas Nevi.

Ia menyatakan, metode pola asuh anak banyak bentuknya, tanpa harus menggunakan ancaman “disuntik jarum”.

Dengan cara memberi pengertian terhadap anak bahwa ada rambu-rambu tertentu yang tidak boleh dilanggar.

Sebab, manusia telah mempunyai 95 persen otak orang dewasa semenjak menginjak usia 2 tahun.

Senada, Psikolog Winda Lestari. Praktisi NLP (Neuro-Linguistic Programming) berlisensi Amerika Serikat ini menyebut, mendidik anak dengan memberikan titah semacam ancaman bukanlah hal yang tepat. Pengaruh negatif pada mental anak pasti terjadi.

“Iya jelas itu bukan pengaruh baik bagi tumbuh kembang anak, malah kemudian anak berpikir bahwa dokter adalah penghukum karena jika dia nakal dia akan disuntik dokter,” tutur perempuan yang lulus menempuh pendidikan strata duanya di Universitas Indonesia itu.

Imbuh dia, “Apalagi kalau ditambah kata seperti nanti disuntik dokter lo, hiii… takuuttt.. sakittt..”. (riz/moh/JPNN)

Tags: Psikologi
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Hantam Sunderland, City Kembali ke Tiga Besar

Next Post

Google Doodle Hari Ini Tampilkan Ikon Komodo

Next Post
Google Doodle Hari Ini Tampilkan Ikon Komodo

Google Doodle Hari Ini Tampilkan Ikon Komodo

Legalitas panitia Muprov Kadin Banten

Bacalon Ketua Kadin Banten Pertanyakan Legalitas Panitia Muprov

Jumat, 16 Oktober 2026 14:39
Tangsel Otozone 2026 Hadirkan Layanan Pajak Daerah hingga Samsat di Bintaro Xchange Mall 2

Tangsel Otozone 2026 Hadirkan Layanan Pajak Daerah hingga Samsat di Bintaro Xchange Mall 2

Jumat, 16 Oktober 2026 16:07
Pemangkasan TPP ASN Cilegon

Tekan Belanja Pegawai, Ketua DPRD Cilegon Minta Pemangkasan TPP ASN Jadi Opsi Terakhir

Kamis, 15 Oktober 2026 14:24
opwn bidding 12 jabatan eselin II

Pemkab Lebak Siapkan Open Bidding untuk 12 Jabatan Eselon II

Jumat, 16 Oktober 2026 14:10
Sekda Lebak

Pemkab Lebak Kaji Perampingan OPD

Kamis, 15 Oktober 2026 14:00
Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Selasa, 17 Maret 2026 14:08
Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Selasa, 17 Maret 2026 13:25

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Bupati Ratu Zakiyah: Petani Tulang Punggung Swasembada Pangan

Bupati Ratu Zakiyah: Petani Tulang Punggung Swasembada Pangan

by Ahmad Rizal Ramdhani
Sabtu, 17 Oktober 2026 09:18
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan bahwa petani memiliki peran penting sebagai tulang punggung swasembada pangan nasional, termasuk...

Mitigasi Kekeringan, Pemkab Tangerang Salurkan Bantuan untuk Petani

Mitigasi Kekeringan, Pemkab Tangerang Salurkan Bantuan untuk Petani

by Mulyadi
Sabtu, 17 Oktober 2026 09:14
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyalurkan bantuan alat dan sarana produksi pertanian untuk mengantisipasi dampak kekeringan selama...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.