RANGKASBITUNG – Pemerintah Kabupaten Lebak menggelar Murak Kadu Babarengan di Pendopo Bupati Lebak, Selasa (15/1/2019), pukul 15.00 WIB. Jumlah durian yang disiapkan Pemkab Lebak dan Komunitas Pencinta Durian mencapai 5.000 buah.
Durian sebanyak itu tidak ditumpuk sekaligus di area pendopo. Untuk mempermudah warga yang ingin menikmatinya, panitia membuat ratusan tumpukan. Per tumpuk 15 durian.

Ketua Komunitas Pecinta Durian Lebak Wandi Assyaid mengatakan, Murak Kadu Babarengan atau makan durian bersama digelar di pendopo bupati. Ada 27 jenis durian lokal yang disediakan pemerintah bersama komunitas. Antara lain durian jenis bungbulang, malam sirem, aseupan hejo, aseupan biasa, cadas, syahrini, keupel, sikunir, emas, dan jenis durian lain.
“Murak kadu babarengan akan diikuti ribuan warga dari berbagai profesi. Kegiatan ini swadaya masyarakat dan komunitas pecinta durian,” kata Wandi kepada Radar Banten, Selasa (15/1/2019).
Jenis durian yang memiliki ukuran paling besar, yakni durian bungbulang. Ukuran durian tersebut bisa mencapai 12 kilogram. Namun, hari ini yang ditampilkan hanya lima hingga tujuh kilogram. Sedangkan durian dengan rasa yang paling nikmat, yakni jenis aseupan hejo dan aseupan biasa.
“Kegiatan ini spontan kita lakukan dan bertujuan untuk mendukung pariwisata di Lebak,” jelasnya. (Mastur/Aas/Agus)









