• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

2025, Tak Ada Tenaga Kerja Berijazah SMP

Redaksi by Redaksi
Selasa, 9 April 2019 10:07
in Berita Utama, Umum
0
Safety

Ilustrasi/ Inet

0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

JAKARTA – Saat ini masih banyak tenaga kerja formal yang berbekal ijazah SMP sederajat. Namun pada 2025 nanti, diperkirakan sudah tidak ada lagi tenaga kerja lulusan “putih-biru”. Sebagai gantinya tenaga kerja bakal didominasi lulusan SMK atau SMA.

Kondisi tersebut disampaikan oleh Kepala Badan SDM Industri Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Mujiono di kantornya kemarin (8/4). Dia mengatakan kondisi tersebut merupakan imbas dari kebutuhan pasar tenaga kerja. “Perhitungan kami 2025 zero (tenaga kerja-red) lulusan SMP,” katanya.

Kondisi zero tenaga kerja lulusan SMP tersebut bukan berarti yang ada sekarang bakal di-PHK semuanya. Tetapi para tenaga kerja yang sekarang berijazah SMP akan hilang secara alamiah, misalnya karena pensiun. Kemudian juga ada yang mengikuti pelatihan sehingga memiliki kerangka kualifikasi nasional Indonesia (KKNI) level dua sampai level tiga.

“KKNI level dua atau level tiga itu setara lulusan SMK,” tuturnya. Selain itu kondisi “hilangnya” tenaga kerja berijazah SMP juga disebabkan rekrutmen baru yang didominasi lulusan SMK sederajat. Selain itu tenaga kerja yang sekarang berijazah SMK, akan bergeser menjadi berijazah diploma 1 karena mengikuti sejumlah pendidikan sambil bekerja.

Pada kesempatan tersebut, industri yang bakal mengalami zero tenaga kerja SMP paling banyak adalah industri padat karya. Seperti industri tekstil, alas kaki atau sepatu dan sandal, hingga industri rokok serta makanan dan minuman. Menurut dia, industri-industri tersebut selama ini banyak menyerap tenaga kerja.

Mujiono menjelaskan dengan pertumbuhan ekonomi sekitar lima persen setiap tahunnya, industri nasional tetap membutuhkan tenaga kerja banyak. Dia memperkirakan kebutuhan tenaga kerja di Indonesia mencapai 600 ribu setiap tahunnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 350 di antaranya adalah kebutuhan kerja lulusan SMK.

Sayangnya yang terjadi sekarang SMK terkadang kesulitan menghasilkan lulusan yang siap diserap industri. Diantaranya karena adanya kesenjangan kompetensi. Antara kompetensi yang ada di kurikulum dengan di dunia industri. Untuk itu perlu ada kolaborasi antara industri dengan SMK. Saat ini sudah ada program satu unit industri bermitra atau membina langsung sejumlah SMK. Data sementara ada 855 unit industri yang mengikuti program tersebut. Dengan jumlah SMK binaan mencapai 2.612 unit. (jpg/alt)

Tags: tenaga kerja
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Kapal Api

Next Post

25 Pemain Bersedia Perkuat Cilegon United

Next Post
25 Pemain Bersedia Perkuat Cilegon United

25 Pemain Bersedia Perkuat Cilegon United

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Meletus, Pemkab Serang Berencana Lakukan Pembelajaran Daring Sekolah di 7 Kecamatan

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 6 September 2026 17:31
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang berencana akan menerapkan pembelajaran secara daring untuk tujuh sekolah di tujuh kecamatan.Hal itu untuk mengantisipasi...

Erupsi Gunung Anak Krakatau

Erupsi Gunung Anak Krakatau Meningkat, Badan Geologi Ungkap Potensi Letusan Susulan

by Yusuf Permana
Minggu, 6 September 2026 16:42
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami peningkatan. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.