• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Kunjungi UIN Banten, Ketum PBNU: Waspadai Pengaruh Aliran Keras

Redaksi by Redaksi
Rabu, 18 September 2019 15:11
in Berita Utama, Umum
0
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengkhawatirkan era digital terhadap ideologi bangsa Indonesia. Perkembangan teknologi informasi, kata dia, membuat ideologi transnasional dengan mudah masuk dan bisa menjadi ideologi masyarakat, termasuk mahasiswa.

“Di era keterbukaan ini, terutama dengan adanya media sosial, transportasi yang mudah, maka kita khawatir Indonesia dipengaruhi oleh aliran keras,” kata Said Aqil saat mengisi seminar kebangsaan dalam rangka pembinaan pegawai UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten di aula rektorat, Selasa (17/9).

Ia menjelaskan, Indonesia adalah negara berkebangsaan (nasional state) yang dibangun para leluhur sesuai dengan kesepakatan ulama hingga tokoh nasional. Maka dari itu, Indonesia bukanlah negara yang mengatasnamakan dari suku atau agama. “Kita bukan suku atau agama. Yang menyatukan kita itu adalah tujuan perjuangan dari para leluhur,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa ajaran Islam  tidak bertentangan dengan semangat nasionalisme. Terlebih di era digital ini perlu ada pengawasan yang ketat agar ideologi transnasional tidak mudah masuk kepada mahasiswa dan masyarakat. “Semakin bertambah nasionalismenya maka akan semakin memahami bahwa ajaran Islam itu tidak bertentangan dengan semangat nasionalisme,” terangnya.

Sementara Rektor UIN Banten Prof Dr Fauzul Iman mengatakan, di ruang digital sering kali memberikan informasi yang dapat menyesatkan. Maka dari itu perlu penangkal agar arus informasi dapat ditekan, salah satunya dengan peningkatan wawasan kebangsaaan. “Arus informasi itu bisa ditekan manakala para pengguna memiliki kecerdasan, tidak menyalahi pendayagunanya, tapi bagaimana mampu menggunakan dengan cerdas, dan memahami bahwa kebhinekaan perlu dirawat,” katanya.

Maka dari itu, peran perguruan tinggi Islam negeri (PTKIN) khususnya UIN memiliki peran penting membangun kerukunan dan moderasi beragama. Pembangunan dapat mudah tercapai dengan ditempuh secara bersama-sama dengan berpihak pada keadilan.

“Maka disinilah peran civitas akademika seperti mahasiswa dosen dan sebagainya, sehingga startegi pembangunan tidak diganggu oleh radikalisme, terorisme, dan lain sebagainya,” paparnya. (aas/ags)

Tags: PBNUUIN Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

HAN Kabupaten Serang: Penuhi Hak-hak Anak

Next Post

Dirut CV AJU: Dokumen Kami Lengkap Semua

Next Post

Dirut CV AJU: Dokumen Kami Lengkap Semua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

UIN Jakarta Gelar Mammografi Gratis, 50 Perempuan Jalani Deteksi Dini Kanker Payudara

UIN Jakarta Gelar Mammografi Gratis, 50 Perempuan Jalani Deteksi Dini Kanker Payudara

by Aas Arbi
Sabtu, 22 Agustus 2026 17:44
0

DEPOK, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 50 perempuan dari keluarga besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjalani pemeriksaan mammografi gratis di Gedung Pendidikan...

Kontes Durian Bakal Digelar, Kenalkan Varietas Lokal Kabupaten Serang

Kontes Durian Bakal Digelar, Kenalkan Varietas Lokal Kabupaten Serang

by Ahmad Rizal Ramdhani
Sabtu, 22 Agustus 2026 17:42
0

Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, menyampaikan rencana kontes durian.

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.