radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Uncategorized

PDP Bukan Berarti Positif Corona

Aas Arbi by Aas Arbi
Rabu, 8 April 2020 18:01
in Uncategorized
0
PDP Bukan Berarti Positif Corona

Ilustrasi Pixabay

0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Tampaknya belakangan kepanikan mengenai corona adalah pemandangan yang tak asing. Bahkan di beberapa tempat kepanikan itu berujung tindakan anarkistis. Itu semua terjadi karena tidak semua masyarakat paham betul keadaan saat ini, ditambah lagi istilah-istilah baru yang beredar tanpa pengetahuan mumpuni, membuat banyak orang dilanda takut dan cemas berlebihan sehingga stigma mulai terbentuk. Akhirnya beberapa orang yang pernah menyandang status PDP dijauhi bahkan terkesan diperlakukan tidak biasa oleh lingkungannya.

Para pembaca yang budiman, PDP bukan berarti sudah positif corona. Lalu, apa itu PDP?
PDP (Pasien Dalam Pengawasan) adalah :

  1. Seseorang yang mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dengan demam 38 derajat celcius atau lebih, atau riwayat demam disertai salah satu tanda penyakit pernapasan seperti batuk/sesak nafas/sakit tenggorokan/pilek/pneumonia ringan hingga berat dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan. Dimana pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di wilayah yang terinfeksi corona.
  2. Orang dengan demam 38 derajat celcius atau lebih. Yang memiliki riwayat demam atau ISPA dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan penderita Covid-19.
  3. Orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

Saring kembali informasi yang anda dapat, karena salah atau benar informasi yang anda dapatkan akan mempengaruhi pilihan dan keputusan yang berefek besar terhadap diri anda dan orang lain.

dr. Murni Diasfara
Dokter RSUD Kota Serang, Anggota IDI Serang

Tags: Klinik KitaVirus Corona
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Honda Banten Adakan Servis Keliling

Next Post

XL Axiata Serahkan Donasi Mitigasi Covid-19 Rp10,8 Miliar

Next Post
XL Axiata Serahkan Donasi Mitigasi Covid-19 Rp10,8 Miliar

XL Axiata Serahkan Donasi Mitigasi Covid-19 Rp10,8 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


  • Contact
  • Home Radar Banten
  • Indeks
  • Kebijakan Privasi untuk radarbanten.co.id
  • News
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • | Gates of Olympus: Mesin Slot di Kasino Online

© 2022 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Rtp Live. Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2022 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Rtp Live. Jegtheme.