JAKARTA – Penampilan luar biasa ditunjukan ganda putri Indonesia Greysia Polii-Apriyani Rahayu saat perebutan emas Olimpiade Tokyo melawan wakil China Qing Chen Chen/Yi Fan Jia di Musashino Forest Plaza, Tokyo, Senin (2/8).
Dalam pertandingan final bulu tangkis ganda putri yang bergulir selama 55 menit di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Greysia-Apriyani memetik kemenangan dalam dua gim dengan skor 21-19, 21-15, seperti dilansir laman BWF.
Chen-Jia merebut poin pembuka pada gim pertama. Namun mereka dapat disusul oleh Greysia/Apriyani dan kedudukan imbang 1-1. Setelah itu, Wakil Garuda berbalik unggul dan meraih poin-poin berikutnya, dengan kondisi Chen/Jia yang terus menempel ketat.
Kedua pasangan itu kembali imbang 12-12. Greysia/Apriyani meningkatkan tempo permainan. Mereka unggul dan memperlebar jarak 19-14 dengan Chen/Jia.
Lawannya berusaha mengejar. Namun Greysia-Apriyani lebih cepat mengamankan poin-poin terakhir, sehingga merebut gim pertama 21-19.
Gim kedua, giliran Greysia-Apriyani yang mencuri poin pembuka. Namun mereka berdua lagi-lagi imbang 1-1. Beruntung, lawannya banyak membuat kesalahan, sehingga Greysia-Apriyani unggul sampai 7-2 dan terus menambah poin-poin berikutnya.
Chen-JIa tertinggal 8-13 dan masih membuat beberapa kesalahan. Kondisi itu pun dimanfaatkan dengan baik oleh Greysia/Apriyani untuk meraup banyak poin.
Semakin memimpin, Greysia-Apriyani melepaskan smash terakhir dengan penuh percaya diri dan menutup laga tersebut dengan kemenangan 21-15.
Dengan hasil tersebut, maka Greysia-Apriyani mendapatkan mahkota juara dan membawa pulang medali emas Olimpiade Tokyo 2020.
Secara head-to-head, Chen-Jia sebetulnya lebih unggul karena mereka merupakan pasangan nomor dua dunia, sedangkan Greysia-Apriyani berada di urutan keenam.(rbnn)
