Jenis produk yang akan diekspor tersebut berasal dari enam debitur. Sedangkan jenis produknya adalah Kopi Jawa Barat (Wanoja Coffee), Batik Kasumedangan (Nafira Batik), Kerajinan Rotan (Rifqy Jaya Rattan), Tikar Mendong Tasikmalaya (Ismi Tikar), Kopiah (Gucimas), dan Sapu Ijuk (PT. Tricahaya Mitratama).
Dalam sambutannya, Direktur Komersial dan UMKM bank bjb Nancy Aditysari, menjelaskan perhatian bank bjb kepada pelaku UMKM tidak hanya pada produk pembiayaan yang beragam dan terjangkau, namun juga melalui program PESAT (Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu) yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi UMKM.
Dia menambahkan dalam program PESAT, bank bjb memiliki pilar Go Digital yang menjadi dasar program pemberdayaan melalui digitalisasi, baik untuk pembelajaran maupun untuk komunikasi, yaitu melalui aplikasi DiSentra.
“Saat ini menjadi tanda bahwa saatnya pilar program pemberdayaan debitur juga bertambah dengan pilar Go Global. Pada akhirnya bank bjb dapat mulai mewujudkan langkah turut serta mendorong kemajuan usaha debitur UMKM bank bjb melalui kegiatan pemasaran produknya ke luar negeri”, jelas Nancy.











