RADARBANTEN.CO.ID – Besok, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Cilegon kembali menggelar Lomba Bercerita Tingkat Kota Cilegon. Lomba berlangsung pada 8-10 Maret 2022. Diikuti siswa SD/MI, SMP/MTs dan guru PAUD/TK bertempat di sebuah hotel di Kota Cilegon.
Kasi Pembinaan dan Layanan pada DPAD Cilegon, Raden Gina Rosefin mengatakan, Lomba Bercerita ini rutin diadakan setiap tahun, dimaksudkan untuk memasyarakatkan budaya gemar membaca bagi masyarakat, sekaligus untuk membangkitkan cinta anak terhadap budaya lokal.
“Teknis lomba dan teknis penilaian telah disampaikan pada saat technical meeting yang diikuti guru pembimbing dan peserta di Kantor DPAD beberapa hari lalu,” kata Gina.
Dikatakan Gina, acara tecknical meeting dibuka Sekretaris DPAD Hj Sulelah. Dihadiri Kasi Pembinaan dan Layanan DPAD Raden Gina Rosefin, para staf dan juri lomba yang terdiri dari M Widodo (Radar Banten), Putri Dongeng (TBM Adenis) dan Kang Ihan.
Hj Sulelah mengatakan, lomba akan diatur sedemikian rupa, mengingat masih dalam masa pandemi covid. “Kita tau, Kota Cilegon saat ini level 4. Sehingga lomba akan diatur dan dibagi per sesi, agar tidak ada penumpukan peserta dan pendamping,” kata Sulelah yang baru pindah dari Damkar Kota Cilegon ini.
Sementara, Gina Rosefin menambahkan, semua orang yang terlibat dalam lomba harus menerapkan protokol kesehatan. Teknis lomba akan dibagi dalam tiga sesi. Pagi, siang dan sore. “Dan pemenangnya akan diumumkan pada hari itu juga, melalui Group WA,” kata Gina.
Dengan agak kecewa, Gina menambahkan bahwa tahun ini tidak ada lomba bercerita untuk tingkat provinsi dan nasional. ” Biasanya ada. Tapi, karena tingkat nasional tidak menggelar, otomatis provinsi juga tidak ada. Karena sumber dana untuk tingkat provinsi berasal dari APBN,” tambah menantu mantan Kadinsos, Kota Cilegon Hj Abadiah ini.
Sementara para juri menyampaikan secara detail soal empat aspek/komponen penilaian: penampilan, teknis bercerita, penguasaan materi dan skil. Para juri juga mencontohkan cara improvisasi dalam membawakan cerita, penghayatan dan bagaimana mensiasati dialog yang berbeda-beda setiap tokoh.
Adapun judul cerita rakyat Banten yang akan dibawakan para peserta adalah Legenda Batu Kuwung, Legenda Gunung Pinang, Pangeran Pandeglang dan Putri Cadasari, Legenda Tanjung Lesung, Legenda Prasasti Munjul, Sultan Maulana Hasanuddin, Geger Cilegon, Kisah Telaga Warna, dan Legenda Cikaputria.
Reporter : Widodo
Editor : Widodo











