LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Sungguh memprihatinkan kondisi Akbar (4), balita asal Kampung Cirende Bengkok, Desa Kalanganyar, Kecamatan Kalanganyar. Sejak lahir Akbar tidak bisa duduk atau bahkan berdiri.
Hal itu dikarenakan penyakit langka yang dideritanya sejak usia 40 hari. Kini, anak ketiga dari pasangan Sumarni dan Ahmad Subro ini hanya terbaring lemah dengan kondisi tubuh kurus kering.
Ibu Akbar, Sumarni bercerita anak ketiganya itu lahir secara normal. Saat dalam kandungan pun, dirinya tidak pernah mengalami sakit apapun.
Namun, saat usia 40 hari, tiba-tiba anaknya itu mengalami kejang-kejang, muntah, hingga tubuh membiru. Dirinya pun membawa Akbar ke RSUD Adjidarmo Rangkasbitung untuk diperiksa.
“Saat itu Akbar dirawat di RSUD selama 13 hari. Kata Dokter Akbar mengalami penyakit langka dengan adanya pendarahan dibagian otak dan juga kurang sel darah putih,” cerita Sumarni kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin 11 Juli 2022.
Sumarni menerangkan, selama 4 tahun terakhir ini dirinya terus membawa anaknya untuk kontrol ke Posyandu dan Puskesmas. Ia mengaku, tidak bisa membawa anaknya itu ke Rumah Sakit karena keterbatasan biaya.

