Mashudi mengungkapkan, Radar Travel tengah mempersiapkan pemberangkatan jemaah umrah rombongan kedua pada bulan November 2022. Untuk itu, kata dia, bagi masyarakat yang akan berangkat umroh atau haji plus bisa memanfaatkan Radar Travel. “Insya Allah November 2022 sudah ada pemberangkatan lagi,” terangnya.
Tour Leader Radar Travel Ustad Muhajir mengatakan, selama perjalanan umrah bersama rombongan tak mengalami kekurangan meskipun perbedaan cuaca di Mekkah dan Madinah 400 Celcius. “Jemaah umrah sehat semua. Selama perjalanan umrahnya tidak kekurangan. Jemaah sehat, semangat menjalankan ibadah umrah,” katanya.

Kata Muhajir, hari pertama di Mekkah jamaah langsung mengambil umrah wajib, setelah itu ziarah keliling Kota Mekkah dengan mengunjungi bukit-bukit bersejarah, seperti Jabal Tsur, Jabal Nur dan Jabal Rahmah. Kemudian, dihari kedua dilanjutkan dengan miqat kedua. “Meskipun ada jemaah yang nambah tetap kami lakukan pengawalanan,” terangnya.
Sementara itu, Jemaah Umrah asal Malingping, Kabupaten Lebak, Bahrul Ulum mengaku secara umum bagi travel perdana yang memberangkatkan jemaah dalam perjalanannya baik sekali. Terlebih, Radar Travel memiliki Tour Leader yang memiliki pengalaman luas. “Bagi travel perdana sangat baik sekali. Sangat puas. Ditambah, ustad pendampingnya Ustad Muhajir memiliki pengalaman sangat luas,” katanya.

Jemaah lainnya, Pipin Zaenal Aripin mengaku Radar Travel lebih baik dari layanan travel sebelumnya. Tak hanya itu, dirinya mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru dari para tour leader yang mendampingi selama di Mekkah. “Kami pernah mengalami umrah. Saya merasa dengan Radar Travel pelayanannya lebih baik dari lainnya. Mudah-mudahan Radar Travel semakin berkah,” terangnya.
Jemaah umrah asal Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang ini mengaku bersyukur bisa menjalankan ibadah umrah dengan lancar, serta bisa berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, tak salah jika masyarakat ingin memanfaatkan jasa Radar Travel untuk berangkat ibadah umrah. (fdr/alt)











