TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Seluruh atlet di Kota Tangerang Selatan rupanya sampai saat ini belum memiliki lapangan sendiri untuk latihan.
Ironisnya, untuk sekadar latihan, para atlet harus mencari lapangan olahraga dan menyewanya.
Menurut sumber RADARBANTEN.CO.ID, seperti lapangan bola, belum ada satupun lapangan bola yang berstandar. Begitu juga dengan lapangan basket, kolam renang dan lain-lain
“Contohnya lapangan bola, yang dibangun Dinas Cipta Karya dan Penataan Ruang Kota Tangsel itu, GOR mini. Sementara kita mau jadi tuan rumah Porprov Banten, menyelenggarakan 47 cabang olahraga,” ucapnya, Senin, 2 Januari 2022.
Menurut sumber itu, tidak adanya sarana dan prasarana yang mendukung para atlet dalam latihan, sulit bagi atlet berkembang dan memaksimalkan potensi diri mereka.
“Tolong tanyakan ke bagian Sarana dan Prasarana Dispora Tangsel (terkait belum adanya lapangan olahraga berstandar untuk para atlet-red),” ucap sumber tadi.
Terkait belum adanya lapangan olahraga bagi para atlet dibenarkan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangsel, Hamka Handaru.
Hamka mengaku, pihaknya harus menyewa lapangan olahraga untuk para atlet agar bisa berlatih, karena Pemerintah Kota Tangsel tidak memiliki lapangan olahraga yang standar.
“Kalau latihan kita sewa (lapangan olahraga-red) ke swasta. Kalau lapangan olahraga yang berstandar yang dimiliki Pemkot Tangsel belum ada,” ujar Hamka, Senin, 2 Januari 2022.
Hamka mengatakan, lapangan olahraga yang dimiliki swasta yang berstandar cukup banyak di Kota Tangsel. Pihaknya tidak kesulitan untuk mencarinya, namun seluruh biaya sewa kemudian harus dibebankan dari dana hibah.
“Iya, kita bayar. Itulah bedanya, kalau kita punya sendiri,” jelasnya.
Terpisah Kabid Sarana dan Prasarana Dispora Kota Tangsel Ponco Budi Santoso enggan menanggapi belum adanya lapangan olahraga bagi para atlet.
“Nanti saja ya, saya masih rapat. Kan harus koordinasi dulu ya,” singkatnya. (*)
Reporter: Syaiful Adha
Editor; Agung S Pambudi











