SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Mengenai penetapan Idul Fitri 1444 H, Pengurus Besar Mathla’ul Anwar menunggu hasil rukyat sidang isbat awal bulan Syawal 1444 H yang akan dilakukan pemerintah pada 29 Ramadan 1444 H atau 20 April 2023 M.
Hal itu sebagaimana Maklumat Pengurus Besar Mathla’ul Anwar Nomor: B.0363/PBMA/IV/2023 tentang penetapan 1 Syawal 1444 Hijriah.
Berikut ini kutipan isi Maklumat Pengurus Besar Mathla’ul Anwar yang ditandatangani Ketua Umum KH Embay Mulya Syarief dan Sekretaris Jenderal Dr H Jihaduddin M.Pd tertanggal 17 April 2023:
Berdasarkan Hisab Falakiyah Thariqat Syaekh Alauddin ibnu As-Syatir Adimasyqi, dan atas dasar keriteria imkanurrukyah alami, dan penyesuaian penyatuan bulan-bulan qomariyah dan Kelender Hijriyah Global International di Istambul, menunjukkan bahwa awal bulan Syawal 1444 H dengan kehendak Allah
subhanahu wa ta’ala akan jatuh pada hari Jumat 21 April/Nisyan 2023 M.
Dengan keterangan sebagai berikut:
1. Zaman/waktu ijtima’ atau iqtiron markazi dengan kehendak Allah Pada hari Kamis 29 Ramadhan 1444 H/20 April/Nisyan 2023 M pada pukul 11.39.40 WIB dan pada pukul 07.39.40 Waktu Umul Quro Makkah Al-Mukarromah dan pada Markaz Falak Dauli (Pusat Falak Internasional) pukul 04.39.40 waktu ‘alami/GMT.
2. Kusufussyams/Gerhana matahari terjadi ketika ijtima/iqtiron antara matahari dan bulan. Menurut perhitungan hisab falakiyyah ibnu As-Syatir Adimasyqi bahwa;
- terjadinya gerhana pada hari kamis 29 Ramadhan 1444 H/20 April/Nisyan 2023 M. Bertepatan dengan ijtima/iqtiron bulan Syawwal 1444 H
- Awal gerhana matahari pukul 10.55.25 WIB
- Tengah gerhana matahari pukul 11.57.25 WIB
- Akhir gerhana matahari pukul 12.59.00
3. Makwam/tempat ijtima’ matahari dan bulan pada Buruj Al-Haml 29.29.47 darjah dan bulan di manzilah
Risya 09.29.47 darjah.
4. Dan Rukyatul Hilal pada sore hari Kamis, 29 Ramadhan 1444 H/20 April/Nisyan 2023 M mungkin terlihat dengan menggunakan teleskop melihat ketinggian hilal di Jakarta adalah 03.10.10 darjah dan di makkah almukarromah 05.10.10 darjah.
5. Lamanya hilal di atas ufuk setelah matahari terbenam di Jakarta 12.40 menit sedangkan di Makkah AlMukarramah 20.40 menit.
6. Maqwamul hilal/tempat terlihatnya hilal setelah matahari terbenam berada pada buruj Tsaur 02.39.57
darjah dan pada Manzilah Risya 12.39.57 darjah.
7. Madarul Hilal atau posisi hilal pada peredaran di falaknya ada di Sha’idatus Syimaliyyah dan di Utara
Khaththul Istiwa dan di utara bekas matahari dan miring ke Utara.
Hisab hanya perkiraan semata, tidak bisa menetapkan penanggalan Syawwal untuk umum dengan dasar hisab saja. Oleh karena itu diadakannya Sidang Itsbat berdasarkan pantauan hasil rukyat. Maka keputusan awal bulan Syawwal dengan menunggu hasil rukyat Sidang Itsbat Awal Bulan Syawwal 1444 H pada 29 Ramadhan 1444 H/20 April/Nisyan 2023 M.
Editor: Aas Arbi

