TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Menurunnya angka kemiskinan ekstrem di Kota Tangerang di respons Walikota Tangerang Arief R Wismansyah.
Walikota dua periode ini pun berkomitmen untuk terus menurunkan kasus tersebut hingga nol persen.
Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, salah saru tujuan adanya pemerintah dan negara yakni untuk mensejahterakan masyarakatnya. Salah satunya dengan yakni dengan program penyaluran tenaga kerja ke perusahaan perusahaan di Kota Tangerang.
“Ini (kemiskinan ekstrem -red) akan kita turunkan,” ujarnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin 22 Mei 2023.
Arief mengatakan, angka kasus kemiskinan ekstrem di Indonesia berpotensi meningkat. Hal itu akibat adanya rencana PBB yang berencana menaikkan standar angka kemiskinan ekstrem di dunia.
Arief berharap, Pemerintah Pusat dan pemda dapat berkolaborasi mengentaskan masalah tersebut sesuai dengan arahan dan keinginan Presiden Joko Widodo.
“Pemerintah Pusat maupun pemda terus bekerja sama karena ada niat baik Pak Presiden untuk menghapus kemiskinan ekstrem. Ini yang harus kita dukung sama sama,” pungkasnya.
Kemiskinan ekstrem adalah kondisi ketidakmampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, yaitu makanan, air bersih, sanitasi layak, kesehatan, tempat tinggal, pendidikan dan akses informasi terhadap pendapatan dan layanan sosial.
Berdasarkan data Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, angka kemiskinan ekstrem di Pandeglang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Serang, mengalami penurunan.
Sementara daerah lain, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, dan Kota Tangsel mengalami kenaikan.
Data yang dihimpun dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, kasus kemiskinan ekstrem menurun di tiga daerah.
Yakni Kabupaten Tangerang turun dari tahun 2021 sebanyak 84.282 jiwa turun menjadi 59.439 jiwa di tahun 2022, Kota Tangerang turun dari tahun 2021 36.541 jiwa turun menjadi 17.287,
Kota Serang dari tahun 2021 sebanyak 7.315 jiwa turun menjadi 7.205 jiwa.
Selain itu, kasus kemiskinan ekstrim juga mengalami kenaikan di
Kabupaten Serang mengalami kenaikan dari tahun 2021 sebanyak 9.459 jiwa menjadi 11.371 jiwa di tahun 2022, Kota Tangerang Selatan naik dari tahun 2021 sebanyak 4.570 jiwa menjadi 7.764 jiwa di tahun 2022, Kabupaten Lebak sama angka kemiskinan ekstrem mengalami kenaikan dari 2021 sebanyak 24.027 menjadi 28.510 jiwa di tahun 2022.
Reporter: Angger Gita Rezha
Editor: Aas Arbi











