CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Kecelakaan kerja terjadi di PT Samudra Marine Indonesia (SMI) 2 pada Sabtu sore, 17 Juni 2023. Dua pekerja tewas dalam insiden tersebut.
Selain menewaskan dua pekerja, satu pekerja lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan di perusahaan yang terletak di Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang tersebut.
Kasatreskrim Polres Cilegon AKP David Adhi Kusuma membenarkan hal tersebut. Menurutnya, petugas sudah dikerahkan ke lokasi kejadian.
“Sementara Polsek sudah di sana kita akan cek, back up,” ujar David.
David mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut ikhwal peristiwa itu.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber yang enggan disebutkan namanya, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.20 WIB.
Peristiwa itu berawal saat crane 80 ton mengangkat tangki berisi air sekitar 80 ton.
Tiba-tiba saat pengangkatan itu, entah kenapa, ban crane terpeleset hingga crane terjatuh dan menimpa pekerja.
“Karyawan yang meninggal ada satu yang tergencet, yang satunya luka parah, kaki patah. Yang meninggal dua, satunya lagi operator. Operator itu masih di dalam ruangan dia,” ujar sumber yang merupakan saksi mata kejadian tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa tiga korban tersebut sedang mengerjakan proyek pengecatan tongkang kapal yang tengah digarap oleh PT SMI 2.
“Untuk pekerjaan tongkang kapal untuk pengecatan yang bagian meninggal itu, sama yang operator itu bagian pengangkatan. Yang satunya bagian pengecatan tongkang,” ungkapnya.
Tiga korban kecelakaan kerja itu diketahui berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Bojonegara.
Setelah diketahui adanya korban, petugas dari kepolisian dibantu dengan yang lainnya langsung mengevakuasi jenazah ke mobil ambulan dan diantarkan langsung ke rumah korban.
“Ambulans datang, jenazah langsung diangkat dari crane yang tertimpa tadi, jenazah langsung dimasukkan ke ambulan kemudian langsung dibawa ke rumah dia. Gak ada lagi ke rumah sakit, langsung ke rumah dia, langsung di kubur,” ujarnya.
Saat ini, lokasi kejadian perkara telah terpasang garis pengamanan dari pihak kepolisian.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak PT SMI 2 terkait peristiwa tersebut. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agus Priwandono

