SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Hartati (32), ibu rumah tangga warga Kampung Cemplang, Desa Cemplang, Kabupaten Serang, gemeter saat menerima sertifikat tanahnya dari Menteri ATR/Kepala BPN, Hadi Tjahjanto, Kamis, 27 Juli 2023.
Hartati tidak menyangka akan ditemui langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Hadi Tjahjanto.
Hadi Tjahjanto menghampiri kediaman Hartati untuk mengantarkan secara langsung sertifikat tanah miliknya yang baru dua bulan lalu diurus.
“Weh, saya deg-degan minta ampun ini. Gemeteran tangan saya pegang sertifikat juga,” kata Hartati kepada awak media.
Hartati mengaku kaget. Ia tidak membayangkan akan ditemui Hadi Tjahjanto yang mantan Panglima TNI itu di rumah kecilnya. Hartati menerima sertifikat tanahnya yang berukuran 180 meter persegi.
Hartati sempat berdialog ringan dengan Menteri BPN/Kepala BPN. Ia juga ditanya oleh Hadi Tjahjanto mengenai kondisi ekonomi dan sumber penghasilan keluarganya.
“Tadi sempat nanya tentang modal usaha, terus nanya juga bahwa ini sertifikatnya asli punya saya atau bukan gitu,” ucapnya.
Kepada wartawan, Hartati mengaku akan menggunakan sertifikat tanahnya untuk mengembangkan usaha warung mi ayam miliknya yang jadi sumber utama mata pencarian keluarganya itu.
“Ini (sertifikat tanah) untuk pinjaman modal nanti, buat ngembangin usaha,” katanya.
Selama mengurus sertifikat tanah miliknya di Kantor BPN Kabupaten Serang, Hartati menyebut bahwa semua proses dilakukan secara gratis.
“Gratis, enggak ada biayanya. Cepet juga ngurusnya,” ungkapnya.
Menteri ATR/Kepala BPN, Hadi Tjahjanto, meminta kepada Hartati maupun warga lain untuk menyimpan dan menggunakan sertifikat tanah dengan sebaik mungkin.
Salah satunya, dengan menjadikan jaminan untuk pinjaman ke bank milik negara maupun swasta. Bukan meminjam kepada rentenir.
“Sertipikatnya disekolahin ke negara, jangan ke swasta. Karena di swasta bunganya besar. Gunakan juga untuk hal yang produktif, salah satunya untuk mengembangkan usaha,” pungkasnya. (*)
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Agus Priwandono

