SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Guna meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, Kecamatan Baros meminta seluruh desa untuk berpartisipasi dalam Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2023.
Bahkan pihak Kecamatan Baros langsung turun ke desa-desa untuk menyosialisasikan mengenai pelaksanaan LKBA dan apa saja yang menjadi poin utama dalam pelaksanaan LKBA 2023.
Seperti yang dilakukan di Kantor Desa Panyirapan, Kecamatan Baros. Camat Baros Tb Jefri Januar yang langsung memberikan arahan kepada seluruh organisasi perangkat desa yang ada di Panyirapan mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Ia mengatakan, selama ini telah melakukan sosialisasi mengenai pelaksanaan LKBA 2023 kepada masyarakat dan kepala desa yang ada di wilayahnya untuk mau ikut serta dalam pelaksanaan LKBA 2023.
“Kemudian di kecamatan dibentuk tim pembina yang dipimpin oleh Kasi PMD (Pemerintahan Masyarakat Desa). Akan ada pembinaan kepada seluruh desa yang ada di Kecamatan Baros,” katanya saat ditemui di halaman kantor Desa Panyirapan, Jumat, 28 Juli 2023.
Bahkan dalam satu minggu minimal satu kali terjun ke desa untuk memberikan pengarahan kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami juga mengajak komponen dari TNI dan Polri untuk langsung memberikan arahan agar seluruh komponen masyarakat dapat dilibatkan dalam upaya pembiasaan hidup bersih,” jasnya.
Menurutnya, pelaksanaan LKBA bukan sekadar untuk mengejar juara, jauh dari itu ialah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya menjaga lingkungan sekitar. Untuk itu ia meminta kepada seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi.
“Untuk target partisipasi kita harapkan seluruh desa ikut berpartisipasi. Sementara untuk partisipasi masyarakatnya menjaga lingkungan itu minimal 80 persen,” jelasnya.
Lebih lanjut, guna membudayakan hidup bersih dan aman, pihaknya juga akan memasukan lomba Kampung bersih dan aman pada peringatan hari kemerdekaan yang akan diselenggarakan pada 17 Agustus.
“Kita juga akan ada lomba kebersihan tingkat kecamatan yang akan dirangkaikan dengan pelaksanaan 17 Agustus. Kemudian setelah pelaksanaan lomba pun pada November kita akan melakukan penilaian lanjutan khusus dari kecamatan,” jelasnya.
Hal itu guna memastikan agar budaya bersih dan aman akan terus berlanjut meskipun pelaksanaan LKBA sudah selesai.
“Ini dalam rangka mempertahankan apa yang sudah kita capai. Ini untuk pembiasaan juga,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Panyirapan Teti Heryati mendukung penuh seluruh program yang akan dilakukan baik oleh pemerintah desa maupun pemerintah kecamatan.
“Seperti biasa kita awali dengan musyawarah dahulu baik RT ataupun RW maupun seluruh organisasi yang ada di desa. Kita intinya akan mendukung penuh seluruh program yang ada,” jelasnya.
Lebih lanjut pihaknya menegaskan jika kebersamaan dari seluruh unsur yang ada di desa merupakan motor utama untuk mensukseskan seluruh program yang ada.
“Kami akan memberikan motivasi agar bagaimana caranya seluruh masyarakat dapat melaksanakan kebersihan terutama meskipun sudah tidak ada LKBA,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Aas Arbi











