• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Kabupaten Serang

Tahun Ini Kasus ISPA di Kabupaten Serang Naik Signifikan, Januari hingga Juli Ada 51.461 Kasus

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 7 September 2023 17:24
in Kabupaten Serang, Kesehatan, Utama
0
Tahun Ini Kasus ISPA di Kabupaten Serang Naik Signifikan, Januari hingga Juli Ada 51.461 Kasus

Pasien Puskesmas Jawilan saat sedang menunggu giliran untuk pemeriksaan kesehatan.

0
SHARES
225
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sepanjang tahun 2023, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang mendapati temuan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) mencapai 51.461 kasus.

Data tersebut berdasarkan laporan yang didapat dari puskesmas-puskesmas dan juga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di Kabupaten Serang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes Kabupaten Serang Istianah Hariyanti mengatakan, untuk tahun ini terdapat peningkatan yang sangat signifikan. Pasalnya, untuk temuan satu tahun pada 2022 ada sebanyak 43.669 kasus.

“Untuk 2023 data yang baru bisa kami sampaikan itu baru sampai bulan Juli 2023, ini pada balita dibawah lima tahun ada 19.445 kasus. Kemudian ISPA yang menyerang di atas lima tahun sebanyak 32.016,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis, 7 September 2023.

Ia menjelaskan, pihaknya belum dapat menganalisa perkembangan kasus pada bulan Agustus lantaran data yang diterima belum lengkap. Sehingga dikhawatirkan terdapat kekeliruan saat melakukan analisa.

Ia mengatakan, ada temuan kasus yang sudah berkembang menjadi pneumonia atau radang paru-paru yakni sebanyak 1.474 kasus. “Untuk pneumonia pada balita sekitar 1.289 kasus sementara pada dewasa ada sebanyak 185 kasus,” jelasnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan perkembangan kasus dari bulan per bulan sejak Januari hingga Juli 2023 tidak ada peningkatan yang signifikan. Namun untuk kasus bulan Juli, ada peningkatan apabila dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

“Juni itu ada sekitar 8.429 kasus dengan rincian 3.257 kasus anak di bawah lima tahun dan 5.172 kasus untuk di atas lima tahun. Sementara untuk Juli ada 9.409 kasus dengan rincian 3.293 kasus di bawah lima tahun dan 6.116 kasus di atas lima tahun,” terangnya.

Ia berdasarkan klasifikasi umur, temuan kasus terbanyak berada di usia nol sampai dengan lima tahun lantaran mencapai angka 19.445 kasus.

“Kalau untuk yang diatas lima tahun kita kelompokan lagi yaitu lima sampai sembilan tahun, lalu sembilan sampai 60 tahun dan terakhir lansia. Memang kebanyakan kalau dilihat dari golongan umur masih banyak di balita sebetulnya,” jelasnya.

Ia mengatakan, penyebab utama dari tingginya kasus ISPA pada balita diakibatkan lantaran masih lemahnya daya tahan tubuh balita dan juga masih kurangnya asupan gizi yang diberikan.

Sementara itu, untuk pemicu ISPA secara umum diakibatkan oleh banyaknya faktor yang penyebab utamanya ialah adanya infeksi kuman pada saluran pernapasan.

“Biasanya menyerang daerah yang kepadatan penduduknya tinggi, sanitasi yang tidak baik, status gizi yang kurang menyebabkan daya tahan tubuh melemah,” jelasnya.

Selain itu, kondisi cuaca juga sangat amat berpengaruh dalam peningkatan kasus ISPA di Kabupaten Serang. “Ini bisa terjadi seperti cuaca saat ini di mana kemarau panjang panas, banyak debu. Biasanya ada banyak kuman yang menempel pada debu sehingga menjadi penyebabnya,” tegasnya

Saat ini ada lima wilayah yang memiliki kasus tertinggi temuan kasus ISPA di Kabupaten Serang yakni kecamatan Jawilan, Pamarayan, Kramatwatu, Ciruas dan Tanara.

Untuk mengantisipasi pihaknya melakukan upaya preventif dan promotif supaya masyarakat mengetahui hal apa saja yang menjadi penyebab dari ISPA. Selain itu juga pihaknya melakukan upaya kuratif bagi dengan layanan yang berstandar di puskesmas.

“Ada beberapa imunisasi yang bisa mencegah terjadinya ISPA yaitu pertama ialah BCG untuk TBC kemudian Vaksin DPT-HB-HIB untuk mencegah radang paru-paru pada bayi dan balita. Kemudian ada vaksin baru itu PCV untuk mencegah pneumonia yang diakibatkan dari komplikasi ISPA berat yang bisa menyebabkan kematian,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengimbau kepada mayarakat untuk tetap berhati-hati saat beraktifitas di luar ruangan karena kondisi udara saat ini yang kurang baik.

“Menjaga diri meningkatkan kewaspadaan dengan tetap mengenakan masker ketika beraktifitas di luar rumah. Lalu tetap melaksanakan protokol kesehatan yakni cuci tangan dengan sabun ini tetap dilanjutkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Jawilan Imas Migiarti mengatakan, sejak Januari hingga Agustus 2023 di Kecamatan Jawilan ada sekitar 6.607 kasus ISPA yang ditemukan.

“Kebanyakan kasus ditemukan pada anak usia nol sampai dengan lima tahun,” jelasnya. (*)

Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor : Aas Arbi

Tags: balitabayiDinas Kesehatan Kabupaten SerangDinkesinfeksi saluran pernapasan akutISPAkabupaten serangKasus ISPAKesehatanPemkab Serangpneumoniaradang paru-paru
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Stabilkan Pasokan Harga Pangan, Disperindag Cilegon Gelar Operasi Pasar Murah di Ciwandan

Next Post

Hindari ISPA, Dinkes Kabupaten Tangerang Minta Masyarakat Gunakan Masker Saat Naik Motor

Next Post
Hindari ISPA, Dinkes Kabupaten Tangerang Minta Masyarakat Gunakan Masker Saat Naik Motor

Hindari ISPA, Dinkes Kabupaten Tangerang Minta Masyarakat Gunakan Masker Saat Naik Motor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Astra Tol Tamer Perkuat Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat melalui Workshop dan Drill KTD

Astra Tol Tamer Perkuat Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat melalui Workshop dan Drill KTD

by Redaksi
Sabtu, 29 Agustus 2026 06:58
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak (Astra Tol Tamer) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Ruas Tangerang-Merak terus...

Wakil Bupati Tangerang Dorong Aparatur Tingkatkan Pengelolaan Arsip di Era Digital

Wakil Bupati Tangerang Dorong Aparatur Tingkatkan Pengelolaan Arsip di Era Digital

by Mulyadi
Jumat, 28 Agustus 2026 17:26
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menutup Pelatihan Pengelolaan Arsip Dinamis Angkatan II Tahun Anggaran 2026...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.