TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar menjelaskan, banyak faktor yang mengakibatkan seseorang terkena infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA.
Allin menyatakan, faktor penyebab seseorang terkena ISPA yang pertama memang karena polusi udara, namun ada beberapa faktor lain yang menyebabkan seseorang terkena ISPA.
“Faktor risiko terjadi ISPA adalah tidak mendapatkan imunisasi, gizi kurang, bayi berat lahir rendah atau BBLR, paparan polusi udara, paparan asap rokok, dan kepadatan penghuni rumah,” ungkap Allin kepada RADARBANTEN.CO.ID, Kamis, 7 September 2023.
Allin menambahkan, ISPA disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri di saluran pernapasan manusia. Saluran pernapasan yang dapat terserang infeksi bisa saluran pernapasan atas atau bawah dan yang paling sering disebabkan oleh infeksi virus terjadi di saluran pernapasan bagian atas.
Menurutnya, penularan virus atau bakteri penyebab ISPA dapat terjadi melalui kontak dengan percikan air liur orang yang terinfeksi. Virus atau bakteri dalam percikan liur akan menyebar melalui udara kemudian masuk ke hidung atau mulut orang lain.
“Infeksi ini dapat menimbulkan gejala batuk, pilek, dan demam. ISPA juga merupakan penyakit yang sering disebut sebagai salah satu penyakit dari 10 penyakit teratas,” ujar Allin.
Menurut Allin, berdasarkan data laporan puskesmas di Kota Tangerang Selatan sampai dengan bulan Agustus 2023 kasus ISPA di Tangsel mencapai 65.617 kasus, dengan kasus tertinggi terdapat pada bulan maret berjumlah 9.428 kasus.
“Sementara pada minggu pertama pada bulan September jumlah kasus ISPA berdasarkan laporan puskesmas dan rumah sakit berjumlah 4.242 kasus,” tandasnya.
Reporter: Syaiful Adha
Editor : Aas Arbi











