LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak mengecek penyebab serapan pupuk bersubsidi rendah.
Pegecekan pupuk bersubsidi dilakukan ke kios-kios pupuk, sepertivdi Kecamatan Kalanganyar pada Selasa, 20 September 2023.
Tahun 2023 kuota pupuk bersubsidi di Lebak mencapai 48 ribu ton lebih untuk mendukung usaha petani di Lebak. Rinciannya pupuk urea sebanyak 29.644.055 kg, NPK 18.869.274 kg, dan NPK formula 31.203 kg.
“Penyerapan pupuk bersubsidi hingga September 2023 ini baru sekitar 33 persen dari kuota pupuk berubsidi yang diterima Kabupaten Lebak,” kata Kepala Distan Lebak, Rahmat, Rabu 21 September 2023.
Angka penyerapan pupuk bersubsidi oleh petani sekira 33 persen, kata Rahmat, bukan lantaran tidak adanya pupuk bersubsidi. Namun karena petani di daerah yang di pimpin Bupati Iti Octavia Jayabaya ini menunda masa tanam efek El Nino yang terjadi sejak Juni 2023.
“Selain itu juga banyak bantuan pupuk bersubsidi dari pemerintah langsung ke petani. Bila dibanding periode tahun lalu menurun penyerapannya. Periode yang sama di tahun lalu di kisaran 55 persen pupuk bersubsidi sudah terserap,” jelas mantan Camat Gunungkencana ini.
Rahmat memprediksi masa tanam ke tiga tahun 2023 ini akan berlangsung Oktober setelah dampak El Nino pulih.
Kata dia, pihaknya terus mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi agar terserap oleh petani sesuai permintaan petani dalam rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).
“Kita akan terus pantau serapan pupuk agar kebutuhan petani benar-benar tercukukupi,” ujar mantan Camat Cibadak ini.
Sekretaris Distan Kabupaten Lebak Iman Nurjaman menambahkan, aat ini pengalokasikan pupuk yang diterima para petani harus sesuai RDKK. Setiap petani yang membutuhkan pupuk bersubsidi harus masuk dalam kelompok tani (poktan).
“Dengan adanya pemberlakukan sistem RDKK, alokasi pupuk yang disediakan pihak distributor tidak berkurang. Artinya setiap kelompok tani yang telah mengajukan RDKK untuk kebutuhan pupuknya betul-betul sesuai dengan permintaan yang dibutuhkan, agar petani tidak kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pupuknya,” katanya.
Reporter: Nurabidin
Editor ; Aas Arbi

