PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-SMPN 3 Pandeglang membuka kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) di lapangan SMPN 3 Pandeglang.
Acara ini dibuka Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Pandeglang, Hasan Bisri.
Hasan Bisri mengungkapkan FTBI akan menjadi sebuah acara berkelanjutan, bahkan hingga tingkat provinsi. Tujuannya adalah agar berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Pandeglang dapat ikut serta dalam FTBI.
“Dalam waktu yang akan datang, kami ingin melibatkan semua jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, hingga SMP, agar keberlangsungan 7 cabang perlombaan ini semakin berkembang,” ungkapnya, Senin 16 Oktober 2023.
Ia juga menekankan pentingnya melestarikan bahasa dan budaya bahasa ibu di lingkungan sekolah.
“Harapannya adalah agar semua satuan pendidikan di Kabupaten Pandeglang dapat aktif dalam mempromosikan Bahasa Sunda, karena bahasa mencerminkan karakter, dan bahasa Sunda perlu dijaga agar tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Pelaksana FTBI Kabupaten Pandeglang, Wildan Fisabililahaq menjelaskan bahwa festival ini dirancang untuk memacu kontes bahasa Sunda, mengingat mayoritas masyarakat Pandeglang berbicara dalam Bahasa Sunda.
“Tujuan utamanya adalah merevitalisasi bahasa daerah, terutama yang digunakan di Pandeglang. FTBI mengadakan 7 jenis lomba untuk mengukur sejauh mana generasi penerus bisa menjaga Bahasa Sunda agar tetap hidup dalam masyarakat Pandeglang,” jelas Wildan.
Dia juga mencatat bahwa jumlah peserta yang mendaftar dalam kompetisi ini sudah mencapai ratusan dan bisa bertambah seiring berjalannya waktu.
“Peserta berasal dari berbagai tingkatan, mulai dari SD hingga SMP, dan tujuan utamanya adalah agar Bahasa Sunda tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” pungkasnya. (*)
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi











