SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Sebanyak 46 rumah di empat kampung yakni Cukung Galih, Ranca Puyuh, Nanggung dan Kampung Nagela, Desa Nanggung, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang mengalami kerusakan akibat diterjang oleh angin puting beliung.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu 4 November 2023 sekitar pukul 16.51 WIB yang menyebabkan rumah warga mengalami rusak ringan hingga rusak berat.
Camat Kopo, Dite Hendra Purnama mengatakan, peristiwa yang menyebabkan puluhan rumah warga rusak tersebut diakibatkan lantaran hujan deras yang disertai dengan angin kencang yang terjadi di wilayah tersebut.
“Kejadiannya sore sekitar jam 16-an, terjadi hujan besar yang disertai dengan angin kencang yang membuat atap-atap rumah warga terbang,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu 5 November 2023.
Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan pihak desa dan juga RT setempat untuk melakukan pendataan dan juga menggelar gotong royong untuk membersikan puing-puing yang masih berserakan dan memperbaiki atap-atap yang bolong.
“Takutnya nanti hujan lagi malah repot nantinya. Ada 46 rumah yang mengalami kerusakan mulai dari rusak ringan hingga dengan rusak berat, bahkan ada yang atapnya hilang,” jelasnya.
Ia pun sudah berkoordimasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang agar segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat guna untuk meringankan beban mereka yang terdampak.
“Kita sudah berkomunikasi dengan Dinsos mudah-mudahan siang ini bisa meluncur bahan pangan atau bahan makanan untuk membantu gotong royong dan meringankan beban masyarakat yang terdampak,” jelasnya.
Saat ini warga masih tetap bertahan di rumahnya masing-masing dan tengah memperbaiki rumahnya yang mengalami kerusakan sebelum terjadi hujan kembali. “Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa saat kejadian. Ada empat kampung yang terdampak,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Serang, Nana Sukmana mengatakan kejadian cuaca ekstrim akibat musim peralihan yang menyebabkan kerusakan terjadi di dua kecamatan yakni Kecamatan Kopo dan Kecamatan Mancak.
Namun dampak yang paling parah terjadi di Kecamatan Kopo lantaran angin puting beliung yang menyebabkan 46 rumah di empat desa Desa Kopo mengalami kerusakan.
“Kejadian tersebut disebabkan oleh hujan deras disertai angin kencang sehingga menyebabkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan, tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Aditya

