CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Hadirnya Klinik Gigi Dentaraya Cilegon di Kecamatan Cibeber Kota Cilegon, khususnya di sekitar Grand Cilegon Residence mendapat apresiasi dan respon positif dari warga sekitar.
Pelayanan kesehatan gigi yang memadai, serta harga terjangkau bagi semua kalangan, sangat didambakan oleh masyarakat.
Layanan kesehatan yang terus berkembang, membuat masyarakat berhak memilih layanan yang terbaik baginya. Warga sekitar Grand Cilegon Residence dan Pondok Cilegon Indah (PCI) kini dapat mengakses pelayanan kesehatan gigi di Klinik Gigi Dentaraya Cilegon yang sudah beroperasi sejak beberapa bulan lalu.
Terdapat sejumlah layanan kesehatan gigi di Klinik Dentaraya Cilegon antara lain pembersihan karang gigi (scaling), tambal gigi, cabut gigi, pemutihan gigi (bleaching), gigi palsu / gigi tiruan, mahkota selubung (crown gigi), perawatan saluran akar, perawatan gigi anak, bahkan saat ini tersedia imunisasi gigi untuk anak-anak juga.
Nur, warga sekitar perumahan tersebut menuturkan bahwa sejak adanya Klinik Gigi Dentaraya, pelayanan kesehatan menjadi lebih dekat dan praktis. “berobat di sana kalau ada masalah dengan gigi, pelayanannya prima. Tidak perlu jauh-jauh ke rumah sakit, dan sabtu minggu buka, apa lagi harganya sangat terjangkau” ungkapnya.
Selain itu, Sofi warga Cilegon lainnya juga mengungkapkan bahwa ia memilih klinik tersebut sebagai tempat berobat ketika giginya bermasalah karena selain peralatan medisnya moderen, dokter gigi di Klinik Gigi Dentaraya Cilegon sangat komunikatif ketika menjelaskan ke pasien. “dari segi pelayanannya, cocok disebut sebagai Klinik Gigi terbaik di Cilegon,” ungkapnya.
Drg Nurul Jadidah selaku Founder Klinik Gigi Dentaraya menjelaskan bahwa hadirnya Klinik Gigi Dentaraya di Kecamatan Cibeber tersebut sejatinya untuk memberikan akses layanan kesehatan gigi yang maksimal bagi masyarakat sekitar. Hadirnya klinik gigi juga menjadi problem solving bagi masyarakat yang sibuk bekerja (senin – jumat) sehingga Dentaraya tetap membuka layanan pada hari Sabtu-Minggu bahkan pada tanggal merah.
“Untuk pasien sendiri banyak dari warga sekitar, namun terkadang ada juga yang dari luar kota, bahkan luar provinsi. Semuanya harus dilayani dengan ramah, baik, dan komunikatif.” Jelas drg Nurul.
Drg Nurul juga menerangkan bahwa melayani pasien untuk berobat tidak semata-mata tentang profit, namun yang lebih utama dari pada itu adalah rasa kemanusiaan. Bagi seorang dokter, kemampuan atau kompetensi untuk menyembuhkan orang yang menderita sakit adalah amanah kemanusiaan yang harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.
Editor: Abdul Rozak

