PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Pandeglang Irna Narulita bicara soal asal muasal sampah Pantai Teluk Labuan, yang kini menjadi sorotan publik.
Irna Narulita menyampaikan, sumber sampah yang kini menumpuk 90 persen datangnya dari sejumlah wilayah yang terbawa air laut karena perubahan cuaca ekstrem dan gelombang tinggi, sebagiannya dari oknum warga yang tak sadar pentingnya kepedulian terhadap lingkungan.
“Yakin memang dari masyarakat kami 10 persen untuk sumber datangnya sampah, tapi 90 persen dari laut karena sampah yang terbawa air gelombang tinggi,” ungkapnya, Rabu 24 April 2024.
Ia merasa prihatin terkait sampah yang kembali menumpuk hingga menjadi sorotan publik. Menurutnya, wajah terasa tertampar melihat fenomena kondisi tersebut.
“Masalahnya ini bukan lagi masalah Pemprov Banten, tapi masalah nasional, jadi ini harus ada anggaran dari pemerintah pusat dan anggaran Pemprov Banten dan anggaran yang jadi kewenangan kami,” jelasnya.
Jika anggaran APBD Pemkab Pandeglang digunakan dalam membangun tanggul, kata Irna, haram hukumnya. Mengapa demikian karena hal itu bukan kewenangan Pemkab Pandeglang.
“Tapi kalau buat tanggul pakai APBD kami enggak boleh haram hukumnya, karena untuk pembangunan infrastruktur Kabupaten Pandeglang, ini ada Ketua DPRD-nya, jadi kami duduk bareng tidak saling menyalahkan tapi jangan sampai momen ini kita sia-siakan,” tuturnya.
Lanjut Irna, pihaknya mengharapkan kepada Pemprov Banten dapat segera membangun tanggul yang menjadi kewenangannya, upaya itu bisa menjadi kunci solusi mengenai persoalan sampah yang ada di wilayah Teluk.
“Kami minta dibangun tanggul, karena Pantai Teluk daratanya rendah berbentuk cekungan, tempat yang nyaman buat numpuk sampah, tapi kalau sudah dibuat tanggul kewenangan Pemprov Banten semoga dianggarkan di APBD murni 2025 atau anggaran perubahan, sehingga sampah itu bisa dapat terselesaikan,” ujarnya.
Ia menuturkan, kemudian di sepanjang wilayah Pantai Teluk perlu adanya disediakan penampungan bak sampah yang nanti dibantu dari CSR BUMN dan PLTU bergandengan tangan dalam upaya penanganan masalah sampah.
“Semoga akan terwujud, kami ucapkan terimakasih, semua keroyokan. Terima kasih mohon doanya atas masukannya diviralkan di media sosial, sehingga ini menjadi prioritas kepada Pemkab Pandeglang penanganan secara holistik dan signifikan diselesaikan,” tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, Pantai Teluk Labuan, Kabupaten Pandeglang, tengah menjadi perhatian publik soal sampah yang menumpuk. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bertekad bakal memprioritaskan untuk mengatasi masalah ini secara serius di sepanjang pantai tersebut.
Hal itu disampaikan Arief Kautsar, Fungsional Perencana pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten usai rapat koordinasi bersama Pemkab Pandeglang di aula UPTD Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) di Teluk Labuan.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Aas Arbi

