RADARBANTEN.CO.ID-PT Lami Packaging Indonesia (LamiPak Indonesia) mempekerjakan 331 karyawan. Kurang dari 50 persen atau 150 orang di antaranya merupakan warga Banten.
Manager PT LamiPak Indonesia, Taufik HR mengatakan, dari data investasi BKPM, hingga 2024, total karyawan LamiPak Indonesia berjumlah 331 orang, dengan komposisi, operator 80 persen dan 20 persen merupakan supporting unit.
“Dari 331 karyawan LamiPak, 150 orang berasal dari seluruh wilayah di Provinsi Banten dan 75 orang berasal dari Kabupaten Serang, tempat pabrik LamiPak berdiri,” ungkap Taufik dalam siaran pers yang diterima, Minggu, 1 September 2024.
Menurut Taufik, LamiPak merupakan perusahaan padat teknologi, bukan padat karya, sehingga perusahaan ini tidak membutuhkan banyak tenaga kerja, melainkan memanfaatkan sumber daya teknologi kekinian.
“Sehingga, seluruh proses produksi kami lebih banyak dilakukan oleh teknologi, daripada menggunakan tenaga kerja. Tenaga kerja kami menjadi operator pada teknologi tersebut,” jelasnya.
Menurut Taufik, pihaknya telah berinisiatif mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan juga Universitas/Politeknik di Provinsi Banten.
“Kerja sama dengan beberapa pihak tersebut diwujudkan dalam bentuk kuliah umum, program magang, job fair, dan pelatihan kerja,” ujarnya.
Menurut Taufik, kehadiran LamiPak Indonesia sebagai perusahaan yang memproduksi kemasan aseptik ramah lingkungan di Provinsi Banten, dalam rangka mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), dan menjaga kelestarian lingkungan melalui produk yang ramah lingkungan.
“Pabrik ini tidak hanya menjadi ekspansi pertama dari LamiPak Global, tetapi juga menjadi pabrik kemasan (kertas Laminasi) aseptik pertama di Indonesia, yang telah memproduksi kemasan tersebut secara ‘end to end’ proses,” tambah Taufik.
Editor : Merwanda

