PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pandeglang mengajak generasi muda, terutama yang masih usia belajar, untuk mencintai dan melestarikan kesenian tradisional.
Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud Kabupaten Pandeglang, Heryana mengatakan, pihaknya mendorong generasi muda untuk mencintai seni, baik tradisional maupun modern. Menurutnya, hal ini penting untuk menjaga dan melestarikan budaya lokal.
“Selain mengasah bakat dan kemampuan, kami juga berupaya membina keterampilan di bidang seni. Di setiap sekolah, kami dorong adanya ekstrakurikuler seni lokal,” ungkap Heryana, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat 20 Desember 2024.
Heryana menegaskan komitmen pihaknya untuk menjaga dan meningkatkan budaya, khususnya seni tradisional di Pandeglang.
“Anak-anak maupun orang dewasa, mari kita jaga dan cintai seni serta budaya tradisional lokal. Kalau bukan kita, siapa lagi?” katanya.
Dalam upaya tersebut, Disparbud juga menggandeng komunitas seniman lokal. Program pembinaan rutin dilakukan untuk mendukung mereka mengembangkan kreativitas.
“Kami selalu mendukung acara-acara yang mereka adakan. Setiap kegiatan publik yang melibatkan pemerintah, kami usahakan memberi ruang kepada para seniman untuk tampil. Walaupun belum maksimal, kami tetap berupaya mendukung mereka,” ujarnya.
Kabupaten Pandeglang dikenal memiliki beragam kesenian tradisional yang menjadi kebanggaan daerah, seperti rampak bedug, calung renteng, hatong, dodot angklung, dan lainnya. Potensi ini dinilai perlu terus dilestarikan, terutama oleh generasi muda.
“Makanya kita selalu mendorong generasi muda untuk mencintai kesenian tradisional. Ini penting, terutama untuk mendukung pentas seni atau event agar lebih menarik dan tidak monoton,” katanya.
Menurutnya, keberagaman seni tradisional Pandeglang bukan hanya bagian dari warisan budaya, tetapi juga memiliki daya tarik tersendiri yang bisa meningkatkan minat masyarakat terhadap seni kreasi lokal.
Editor: Mastur Huda

